Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Petinggi City Kecewa dengan Guardiola, Ada Apa?

Rabu 18 Nov 2020 20:37 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Muhammad Akbar

Pelatih Manchester City Pep Guardiola.

Pelatih Manchester City Pep Guardiola.

Foto: EPA-EFE/Marc Atkins
Kontrak Guardiola di City hingga musim panas tahun depan.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Hubungan antara jajaran Direksi Manchester City, dengan Josep Guardiola mulai retak. Ada potensi berujung perpecahan.

Mengapa demikian? Kabarnya segenap petinggi the Citizens kecewa dengan keengganan Pep untuk mempertimbangkan penawaran perpanjangan kontrak jangka panjang di Etihad Stadium.

Kontrak Guardiola di City hingga musim panas tahun depan. Kedua kubu masih terus berdiskusi mencari jalan terbaik.

"Menurut Goal, sang arsitek hanya ingin perpanjangan 12 bulan setelah kontraknya saat ini berakhir," demikian laporan yang dikutip dari Tribal Football, Rabu (18/11).

Artinya sampai Juni 2022. Situasi demikian menghadirkan kekecewaan di kalangan petinggi Manchester Biru.

Belakangan muncul rumor terbaru. Bukan tidak mungkin, kebersamaan City dan Pep bakal berakhir tanpa adanya pembaharuan perjanjian.

Pemilik Etihad Stadium mulai mengarahkan radar pada sosok lain. Ada dua nama mulai dikaitkan dengan rival sekota Manchester United tersebut.

Pertama eks arsitek Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino. Berikutnya mantan juru taktik RB Leipzig, Julian Nagelsmann.

Masih ada waktu beberapa bulan untuk bernegosiasi. Menarik dinantikan apa keputusan City nantinya.

Hingga kini, Pep sudah menangani Kevin de Bruyne dan rekan-rekan dalam 245 pertandingan. Sejauh itu, ia membawa wakil Inggris itu meraih 176 kemenangan, 33 imbang, dan 36 kekalahan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA