Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Presiden La Liga: Silakan Messi Pergi dari Spanyol

Rabu 18 Nov 2020 19:10 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Presiden La Liga Javier Tebas.

Presiden La Liga Javier Tebas.

Foto: EPA-EFE/Jorge Nunez
Messi akan habis kontrak di Barca tahun depan.

REPUBLIKA.CO.ID,BARCELONA -- Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas tidak takut dengan rumor yang mengatakan apabila mega bintang Barcelona, Lionel Messi bakal hengkang dari klub pada bursa transfer musim panas mendatang. Ia bahkan mempersilakan La Pulga, julukan Messi untuk angkat koper dari Spanyol.

"Sejatinya kami lebih menyukai Messi bertahan di La Liga. Tapi, dengan kepergian Ronaldo serta Neymar kami merasa tidak ada perbedaan yang mencolok," kata Tebas menjelaskan dilansir NBC Sports, Rabu (18/11).

Pernyataan Tebas jelas menanggapi soal saga transfer Messi yang santer dilaporkan bakal meninggalkan Camp Nou musim panas kemarin.

Namun, Tebas meyakini kehilangan Messi tak akan membuat reputasi kompetisi La Liga Spanyol anjlok. Itu mengingat mereka juga sempat ditinggal oleh dua pemain bintang yakni Neymar Jr ke Paris Saint-Germain, dan Cristiano Ronaldo yang merapat ke Juventus.

Messi sebelumnya santer dikaitkan dengan tim raksasa Liga Primer Inggris, Manchester City. Pesepak bola asal Argentina itu dinilai menjalin hubungan dengan manajemen City untuk bisa kembali bereuni dengan pelatih Josep Guardiola.

Tebas pun menegaskan bahwa rencana City bersaing untuk mendapat Messi berada di luar ketentuan pun aturan, dan dia tidak khawatir tentang komentarnya terhadap the Eastland.

"Saya sudah berkali-kali mengkritik apa yang mereka lakukan. Melakukannya sekali lagi tidak ada bedanya. City tidak terpengaruh oleh Covid-19 atau pandemi atau apa pun karena mereka dibiayai secara berbeda dan tidak mungkin untuk melawannya," sambung Tebas.

Tebas melanjutkan jika keputusan Messi untuk pergi berisiko mencoreng reputasinya sendiri, yang telah memperkuat Barca semenjak berusia 13 tahun.

"Saat ini rasanya lebih baik dari 50-50, meskipun kemenangan menyembuhkan banyak dan La Liga tetap diperebutkan dan Barca terlihat cukup bagus di Liga Champions." 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA