Sunday, 4 Jumadil Akhir 1442 / 17 January 2021

Sunday, 4 Jumadil Akhir 1442 / 17 January 2021

Pelatih Peru Pasrah Belum Raih Kemenangan di Kualifikasi PD

Rabu 18 Nov 2020 15:50 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Gilang Akbar Prambadi

 Piala Dunia FIFA 2022 Kualifikasi Amerika Selatan - Peru v Argentina - Estadio Nacional, Lima, Peru - 17 November 2020 Lautaro Martinez Argentina beraksi (atas) derduel dengan pemain Peru Edison Flores Daniel Apuy /  Sepak Bola - Piala Dunia FIFA 2022 Kualifikasi Amerika Selatan - Peru v Argentina - Estadio Nacional, Lima, Peru - 17 November 2020 Lautaro Martinez Argentina beraksi dengan Edison Flores Daniel Apuy dari Peru.

Piala Dunia FIFA 2022 Kualifikasi Amerika Selatan - Peru v Argentina - Estadio Nacional, Lima, Peru - 17 November 2020 Lautaro Martinez Argentina beraksi (atas) derduel dengan pemain Peru Edison Flores Daniel Apuy / Sepak Bola - Piala Dunia FIFA 2022 Kualifikasi Amerika Selatan - Peru v Argentina - Estadio Nacional, Lima, Peru - 17 November 2020 Lautaro Martinez Argentina beraksi dengan Edison Flores Daniel Apuy dari Peru.

Foto: Pool via REUTERS
Peru menempati peringkat sembilan dengan satu angka.

REPUBLIKA.CO.ID, LIMA -- Pelatih timnas Peru, Ricardo Gareca mengaku pasrah saat melihat skuatnya sama sekali belum meraih kemenangan di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Yang terbaru, Peru baru saja dikalahkan oleh Argentina dengan skor 0-2 di Lima, Rabu (18/11) pagi WIB.

Ia tidak pernah mengharapkan kekalahan sebelum bertanding. Di saat yang sama, ia mengakui timnya tampil buruk terutama ketika menghadapi negara-negara unggulan. 

"Ini mengkhawatirkan karena melawan tim hebat menjadi tantangan. Tidak ada kemungkinan kami bisa berkembang dan mencetak gol," katanya seperti dilansir Radio Programas del Peru (RPP), Rabu (18/11). 

Ia tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya di lapangan walaupun langsung kebobolan di babak pertama. Ricardo menegaskan, semua hasil minor yang diperoleh adalah tanggungjawab dirinya sebagai pelatih. 

"Saya tidak percaya kami tampil buruk di babak pertama. Mereka sudah bekerja keras dan tanggungjawab ada di pundak saya," ujarnya. 

Peru menghuni peringkat sembilan zona CONMEBOL dengan koleksi satu poin. Ricardo masih optimistis anak asuhnya dapat memetik poin meski kans lolos ke Piala Dunia sangat tipis. 

"Saya pikir kami bisa bangkit setidaknya tahun depan dengan cara lain. Saya yakin kami bisa mengubah cerita (buruk) ini," ucapnya. 

Ricardo ingin para pemain fokus memulihkan kondisi fisik karena ia melihat anak asuhnya kelelahan. Setelah itu, ia ingin berkonsentrasi untuk pertandingan berikutnya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA