Sabtu 14 Nov 2020 12:21 WIB

China Temukan Virus Corona di Kemasan Daging Brasil

Produsen daging yang tercemar sebelumnya sudah pernah ditangguhkan China.

 Kota Wuhan di China, Jumat (13/11), mengatakan telah menemukan virus corona pada kemasan daging impor Brasil.
Foto: EPA
Kota Wuhan di China, Jumat (13/11), mengatakan telah menemukan virus corona pada kemasan daging impor Brasil.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Kota Wuhan di China, Jumat (13/11), mengatakan telah menemukan virus corona pada kemasan daging impor Brasil. Temuan China terjadi akibat peningkatan pengujian Covid-19 pada makanan-makanan beku pekan ini sebagai bagian dari gerakan nasional.

Komisi Kesehatan Kota Wuhan melalui situsnya menyebutkan tiga sampel dari kemasan luar makanan beku, yaitu daging sapi asal Brasil, terbukti positif virus corona. Produk tersebut diimpor melalui pelabuhan Qingdao pada 7 Agustus dan tiba di Kota Wuhan pada 17 Agustus dan kini masih berada di tempat penyimpanan daging.

Baca Juga

Virus corona pertama kali muncul di kota China tengah tersebut pada Desember lalu, di sebuah pasar, dan telah menyebar ke seluruh dunia.

Kode registrasi eksportir pengiriman daging tertulis 2015, kata komisi tersebut, yang merujuk pada perusahaan milik Marfrig Global Foods S.A di Virzea Grande, Negara Bagian Mato Grosso. Marfrig menolak berkomentar.

Pemerintah Brasil belum mengomentari status izin perusahaan untuk menjual daging ke China. Pabrik Marfrig di Virzea Grande sebelumnya ditangguhkan oleh China karena masalah Covid-19. Larangan itu, yang berlaku sejak 22 September, dicabut pada 23 Oktober, menurut situs kementerian terkait.

Lebih dari 100 staf di fasilitas Wuhan menjalani pemeriksaan, katanya, dan 200 sampel lingkungan telah diambil.

Usai menempuh langkah drastis untuk mengendalikan penyebaran virus corona di kalangan penduduk tahun ini, China pada akhir Juni mulai menguji Covid-19 pada makanan impor. Hingga September, pihak berwenang China menemukan 22 sampel positif dari hampir tiga juta sampel. Namun, sejumlah pekerja pelabuhan baru-baru ini ditemukan terinfeksi Covid-19 sehingga otoritas meningkatkan pengujian dan disinfeksi pada makanan impor pekan ini.

Virus coronajuga ditemukan pada kemasan daging yang berasal dari Argentina pekan ini dan sampel daging lainnya terbukti positif di Shandong, menurut otoritas provinsi itu, Jumat. China merupakan konsumen daging utama di dunia, sedangkan Brasil dan Argentina menjadi pemasok terbesar bagi negara itu, dikutip dari Reuters.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement