Sunday, 23 Rajab 1442 / 07 March 2021

Sunday, 23 Rajab 1442 / 07 March 2021

Kemenangan Joe Biden di Arizona Pastikan Hasil Pilpres AS

Jumat 13 Nov 2020 09:31 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

 Presiden terpilih Joe Biden mendengarkan pertanyaan dari seorang reporter saat dia berbicara pada hari Selasa, 10 November 2020, di teater The Queen di Wilmington, Del.

Presiden terpilih Joe Biden mendengarkan pertanyaan dari seorang reporter saat dia berbicara pada hari Selasa, 10 November 2020, di teater The Queen di Wilmington, Del.

Foto: AP/Carolyn Kaster
Kemenangan Joe Biden di Arizona bersejarah bagi Partai Demokrat

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden dipastikan memenangkan Arizona oleh satu analis terakhir. Pengumuman itu disampaikan beberapa hari setelah Associated Press, Fox News, dan jaringan media AS lainnya menyatakan kemenangan Biden di negara bagian itu.

Sebenarnya Biden tidak membutuhkan kemenangan di Arizona yang menyumbang 11 suara elektoral dan mengumpulkan 290 suara elektoral. Sebab, ia dinyatakan memenangkan Pennsylvania pada Sabtu (7/11) lalu.

Namun, walaupun Biden sudah dinyatakan menang pada pekan lalu hasil di Arizona masih dipantau dengan ketat. Sebab sejumlah pengamat menilai proyeksi hasil pemilu yang disampaikan pada malam pemungutan suara terlalu cepat diumumkan.

Baca Juga

Pada Kamis (12/11), Independent melaporkan kemenangan di Arizona itu cukup bersejarah bagi Partai Demokrat. Terakhir kali mereka menang dalam pemilihan 1996 saat Bill Clinton berhasil melanjutkan periode kedua.

Sebelumnya hanya Harry Truman pada 1948 kandidat presiden dari Partai Demokrat yang berhasil menang di Arizona. Kemenangan terbaru Biden di Arizona diumumkan Decision Desk HQ.

Dengan 24 ribu suara yang masih dihitung mereka memperkirakan kemenangan Biden. Walaupun kesenjangan suara dengan Donald Trump menyempit, pengamat mengatakan sudah tidak ada lagi jalan bagi Trump yang tertinggal 11.600 suara untuk memenangkan Arizona.

Suara-suara yang dihitung paling akhir masih signifikan, tetapi peraturan Arizona menyatakan penghitungan ulang hanya akan dilakukan bila selisih suara 0,1 persen. Saat ini Biden unggul 0,3 persen.

Pemilihan umum tahun ini juga cukup bersejarah bagi Arizona. Sebab, untuk pertama kalinya jumlah suara yang masuk menjadi lebih dari tiga juta. Menurut AZ Capitol Times, persentase pemilih di negara bagian itu mencapai 80 persen prestasi yang terakhir kali Arizona raih pada 1980.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA