Friday, 28 Rabiul Akhir 1443 / 03 December 2021

Friday, 28 Rabiul Akhir 1443 / 03 December 2021

Kasus Covid DKI Berangsur Turun, Satgas Apresiasi Warga

Kamis 12 Nov 2020 18:10 WIB

Rep: Sapto Andika Candra / Red: Ratna Puspita

 Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito

Foto: BPIP
'Kami apresiasi pembelajaran yang dilakukan seluruh lapisan masyarakat di Jakarta.'

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satgas Penanganan Covid-19 mengapresiasi warga DKI Jakarta yang dianggap cukup patuh menjalankan protokol kesehatan 3M. Protokol yang dimaksud adalah mengenakan masker di luar rumah, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara rutin. 

Apresiasi ini muncul setelah tren kasus harian Covid-19 di ibu kota menunjukkan penurunan. Sejak pertengahan Oktober sampai saat ini, kasus harian di DKI Jakarta nyaris selalu di bawah 1.000 orang.

Baca Juga

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, penurunan kasus di DKI Jakarta menunjukkan bahwa masyarakat ibu kota cukup disipin menjalankan protokol kesehatan. Bahkan, Wiku menganalisis, apabila dalam beberapa pekan ke depan kasus positif Covid-19 tidak kembali naik seperti sebelum libur panjang maka dipastikan masyarakat sudah mampu beradaptasi terhadap kebiasaan baru. 

"Kami apresiasi pembelajaran yang dilakukan seluruh lapisan masyarakat di Jakarta. Jika dalam pekan-pekan ke depan kasus konfirmasi positif tidak sebanyak sebelum libur panjang, itu tandanya masyarakat sudah bisa mulai beradaptasi dalam menghadapi pandemi dan pembelajaran tersebut sudah menuai hasil," kata Wiku dalam keterangan pers, Kamis (12/11). 

Kendati kasus Covid-19 menunjukkan tren penurunan, Wiku tetap mewanti-wanti masyarakat ibu kota untuk tetap patuh menjalankan protokol kesehatan 3M. Menurutnya, protokol kesehatan adalah cara terampuh untuk memitigasi penularan Covid-19, termasuk saat vaksin sudah ditemukan sekalipun. 

"Jangan sampai kita terlena dan lengah sehingga tidak jalankan protokol," katanya. 

Berdasarkan grafik kasus harian per provinsi yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19, DKI Jakarta menunjukkan tren penurunan sejak awal Oktober lalu. Selama September sampai awal Oktober, angka kasus harian selalu di atas 1.000 orang. Namun pada bulan Oktober juga, kasus harian mulai melandai.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA