Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Partai Demokrat Kembali Kuasai House of Representatives AS

Kamis 12 Nov 2020 15:25 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nur Aini

Joe Biden mengamankan dukungan di House of Representatives AS

Joe Biden mengamankan dukungan di House of Representatives AS

Foto: AP/Carolyn Kaster
Joe Biden mengamankan dukungan di House of Representatives

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Partai Demokrat berhasil kembali mempertahankan jumlah mayoritas di kursi House of Representatives. Hasil itu membuat Joe Biden mengamankan dukungan dari salah satu Kongres.

Menurut laporan AP, Partai Demokrat telah berhasil mengamankan kendali atas House of Representatives dengan memenangkan setidaknya 218 kursi dari 435 total jumlah kursi. Capaian itu adalah kedua kalinya sejak 1995 ketika Demokrat mengambil kendali atas majelis itu selama empat tahun berturut-turut.

Sebelum ini, Demokrat berhasil memiliki jumlah kursi yang lebih banyak di House. Dikutip dari Indianexpress, kelompok sayap kiri ini memiliki 232 kursi.

Baca Juga

Dengan berkurangnya mayoritas kursi Demokrat di House, Partai Republik menempatkan diri dalam posisi yang baik untuk memblokir Presiden terpilih Joe Biden. Berkurangnya suara itu bisa menghambat Biden meluncurkan inisiatif legislatif besar tanpa drama.

Meski margin tipis, Demokrat merayakan kemenangan itu. "Kami memiliki palu, kami memiliki palu. Kami kalah dalam beberapa pertempuran, tapi kami memenangkan perang," kata Ketua House, Nancy Pelosi.

Selain kemeriahan dari Demokrat, Partai Republik pun merayakan hasil kursi di House. Mereka memprediksi peluang bagus untuk memenangkan mayoritas dalam pemilu 2022. Partai tersebut juga meningkatkan jumlah perwakilan perempuan dari 13 menjadi 26 dalam rekor untuk Partai Republik.

Semua mata sekarang telah beralih ke negara bagian Georgia bagian selatan AS. Negara bagian itu akan memutuskan partai mana yang mengatur Senat. Pemungutan suara putaran kedua untuk kursi Senat di Georgia dijadwalkan berlangsung pada 5 Januari. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA