Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Muktamar IX, Tim SC Serahkan Materi Muktamar ke DPP PPP

Rabu 11 Nov 2020 18:31 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Agus Yulianto

Ketua SC Muktamar IX PPP Ermalena.

Ketua SC Muktamar IX PPP Ermalena.

Foto: Youtube
Segala materi yang sudah dibahas di tim SC akan menjadi panduan muktamar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Panitia Steering Committee (SC) Muktamar IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyerahkan materi muktamar ke DPP PPP, Rabu (11/11).  Materi yang diserahkan antara lain , jadwal muktamar, tata tertib pelaksanaan muktamar, tata tertib pemilihan Ketua Umum dan Formatur, AD/ART, khittah dan program perjuangan PPP, pernyataan politik dan rekomendasi.

Ketua SC Muktamar IX PPP  Ermalena mengatakan, tim telah melakukan pembahasan materi-materi yang akan disampaikan sejak 2 bulan sebelum pelaksanaan muktamar.

"Kita bagi menjadi 4 tim, diantaranya tim tata tertib, AD/ART, khittah dan program perjuangan serta tim rekomendasi dan pernyataan politik," ujar Ermalena dalam keterangan yang diterima, Rabu (11/11).

Dia menyebut, empat tim tersebut sudah harus merampungkan pembahasannya pada tanggal 10 November. Karena itu juga, hari ini tim menyerahkan materi muktamar tersebut ke DPP PPP.

"Diharapkan sebulan sebelum pelaksanaan muktamar kita sudah menyebarkan materi-materi itu ke seluruh DPW dan DPC se Indonesia untuk dipelajari, sehingga pada saat muktamar nanti kita implementasikan atau kita bahas materi-materi tersebut," ungkapnya.

Sementara itu Sekjen DPP PPP Arsul Sani mengatakan, segala materi yang sudah dibahas di tim SC akan menjadi panduan pelaksanaan muktamar IX PPP di Makassar nanti.

"Materi ini akan kita ajukan dan dibahas secara matang di Muktamar nanti.  Terutama khittah dan program perjuangan kemudian rekomendasi-rekomendasi juga akan kita perhatikan. Ini tentunya untuk membesarkan PPP kedepan," katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA