Selasa 10 Nov 2020 11:42 WIB

Joe Biden Menang, Lagu Miley Cyrus dan Coldplay Melejit

Lagu Miley Cyrus 'Party in the USA' diputar pendukung untuk rayakan kemenangan Biden.

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda
 Pendukung Presiden terpilih Joe Biden dan Wakil Presiden terpilih Kamala Harris menari di Sunset Blvd., di Los Angeles Sabtu malam, 7 November 2020. Demokrat Joe Biden mengalahkan Presiden Donald Trump untuk menjadi presiden Amerika Serikat ke-46 pada hari Sabtu , memposisikan dirinya untuk memimpin bangsa yang dicengkeram oleh pandemi bersejarah dan pertemuan gejolak ekonomi dan sosial
Foto: AP Photo/Damian Dovarganes
Pendukung Presiden terpilih Joe Biden dan Wakil Presiden terpilih Kamala Harris menari di Sunset Blvd., di Los Angeles Sabtu malam, 7 November 2020. Demokrat Joe Biden mengalahkan Presiden Donald Trump untuk menjadi presiden Amerika Serikat ke-46 pada hari Sabtu , memposisikan dirinya untuk memimpin bangsa yang dicengkeram oleh pandemi bersejarah dan pertemuan gejolak ekonomi dan sosial

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Capres Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden telah memenangkan pemilihan umum. Dengan raihan 290 suara elektoral, Biden dipastikan melenggang ke Gedung Putih mengalahkan pejawat Donald Trump.

Warga Amerika tampak merayakan kemeriahan pilpres dengan memunculkan kembali sejumlah lagu yang relatif bukan hits baru. Lagu perayaan pun mendapat keuntungan besar, terutama secara digital, karena jadi sering diputar ulang.

Baca Juga

Lagu ikonik Miley Cyrus tahun 2009 "Party in the U.S.A," contohnya,  muncul kembali di chart iTunes Top 200 dengan penjualan naik 810 persen, menurut Chart Data dan Billboard, dilansir laman USA Today, Selasa (10/11).

"Sekarang, ini pesta di A.S.!" cicit Cyrus melalui Twitter.

Cyrus mengunggah video yang menampilkan Biden dan diedit dengan lagu hits-nya. Video juga menunjukkan wakil presiden terpilih Kamala Harris menari dan Donald Trump yang dikawal dari podium.

Penyanyi berusia 27 tahun itu juga me-retweet serangkaian video yang menunjukkan warga bernyanyi bersama lagunya di Washington, D.C.

Sementara itu, ada lagu rapper YG 2016 "FDT", singkatan dari "F --- Donald Trump", yang meraih tiga sampai empat kali lipat penjualan pada Hari Pemilu, 3 November dan terus meningkat dengan keuntungan 740 persen pada akhir pekan. Sejumlah selebritas, seperti Chrissy Teigen dan John Legend, mengunggah video mereka tengah mendengarkan lagu tersebut seraya menandai Presiden Donald Trump dan keluarganya.

Hits perayaan lain yang muncul kembali termasuk Coldplay's "A Sky Full of Stars," yang memperoleh keuntungan 5.353 persen. Hal ini terutama setelah lagu dimainkan di upacara pidato kemenangan Biden dan Harris di Delaware, serta "I Won't Back Down" karya Tom Petty (naik 996 persen), menurut Billboard.

Di lain sisi, penjualan lagu rap yang pro terhadap Trump, "Trump is Your President" turun 79 persen antara 3 November dan 4 November. Angka penjualan secara umum menurun lebih jauh sejak dilakukan pilpres, menurut Billboard.

Joe Biden telah dinyatakan sebagai Presiden terpilih pada 7 November. Biden menjadi presiden ke-46 Amerika Serikat yang kemenangannya terjadi setelah lebih dari tiga hari menunggu pemrosesan sejumlah surat suara.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement