Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Kremlin Bantah Rencana Pengunduran Diri Putin

Sabtu 07 Nov 2020 22:15 WIB

Red: Christiyaningsih

Kremlin membantah laporan majalah Inggris yang mengatakan presiden Rusia berencana mengundurkan diri awal tahun depan karena masalah kesehatan - Anadolu Agency

Kremlin membantah laporan majalah Inggris yang mengatakan presiden Rusia berencana mengundurkan diri awal tahun depan karena masalah kesehatan - Anadolu Agency

Kremlin membantah laporan majalah Inggris yang mengatakan presiden Rusia berencana mengundurkan diri awal tahun depan karena masalah kesehatan - Anadolu Agency

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW - Juru bicara Kremlin membantah laporan di majalah Inggris The Sun yang mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengundurkan diri awal tahun depan karena masalah kesehatan.

Menanggapi pertanyaan tentang artikel tersebut, Dmitry Peskov mengatakan bahwa Putin tidak berencana untuk mundur. “Tidak. Kesehatan dia sangat baik,” kata Peskov.

The Sun menulis bahwa pengamat mengatakan Putin, 68, menunjukkan kemungkinan tanda-tanda Penyakit Parkinson. Majalah tersebut mengeklaim bahwa rekannya Alina Kabaeva, serta kedua putrinya, juga meminta dia untuk mengundurkan diri.

Baca Juga

The Sun mengatakan para pengamat yang menonton klip video presiden baru-baru ini "mencatat bahwa kakinya tampak bergerak terus-menerus dan dia tampak kesakitan saat memegangi sandaran kursi".

"Jari-jarinya juga terlihat bergerak-gerak saat dia memegang pena dan memegang cangkir yang diyakini berisi koktail penghilang rasa sakit," tambah laporan itu.

Laporan itu juga mengatakan tim peneliti di Departemen Neurologi, Pusat Medis Universitas Radboud, Nijmegen, Belanda mengidentifikasi tanda-tanda dalam gaya berjalan Putin yang bisa mengarah ke penyakit Parkinson pada 2015.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/kremlin-bantah-rencana-pengunduran-putin-/2035173
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA