Wednesday, 7 Syawwal 1442 / 19 May 2021

Wednesday, 7 Syawwal 1442 / 19 May 2021

Muhammadiyah Sumbar: MTQ Itu Aset

Rabu 04 Nov 2020 15:26 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Esthi Maharani

MTQ (ilustrasi)

MTQ (ilustrasi)

Foto: Republika/Agung Supriyanto
MTQ Sumbar harus dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG-  Ketua Muhammadiyah Sumatera Barat Shofwan Karim mengatakan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Nasional ke-XXVIII tahun 2020 di Sumatera Barat harus dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

MTQ akan mendatangkan kafilah dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia sehingga ada potensi perputaran uang yang cukup bagus untuk meningkatkan pendapatkan daerah.

"MTQ itu merupakan aset. Tidak hanya pelaksanaannya saja, tapi akan ada manfaat yang tidak dapat diukur. Tapi kita semua harus siap untuk sama-sama menjaga protokol kesehatan," katanya kepada Republika, Rabu (4/11).

Shofwan menyebut pelaksanaan MTQ memang diadakan di dua daerah saja yakni Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman. Namun dampak dari MTQ ini, kata dia akan terasa ke kabupaten dan kota lain seperti Istana Pagaruyung, Danau Singkarak di Kabupaten Tanah Datar, Kota wisata Bukittinggi, Kota Pariaman, Kota Padang Panjang dan lain-lain. Ia memprediksi tempat-tempat tersebut akan menjadi tujuan destinasi wisata bagi kafilah peserta MTQ.

Muhammadiyah Sumbar meminta ketaatan protokol kesehatan tidak hanya pada pelaksanaan MTQ di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang saja, tapi di seluruh daerah yang akan dikunjungi peserta MTQ. Shofwan merasa pemerintah provinsi perlu kembali mempertegas kepada bupati, wali kota beserta jajaran untuk menyediakan fasilitas sarana dan prasarana yang memenuhi protokol kesehatan. Terutama sekali di tempat-tempat wisata.

MTQ nasional diadakan dua tahun sekali. Setelah perhelatan MTQ 2020 ini menurut Shofwan akan menunggu 40 tahun lagi bagi Sumbar untuk menjadi tuan rumah. Menurut Shofwan segenap warga Sumbar harus menjadikan kesempatan ini untuk menunjukkan ranah minang yang ramah bagi saudara-saudara sebangsa dan setanah air.

Sebelum 2020, Sumbar pernah menjadi tuan rumah pada tahun 1983. MTQ XXVIII ini akan berlangsung sejak 12-21 November 2020 di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman.

"Suatu kesempatan langka bagi kita warga Sumbar menjadi tuan rumah. Mari kita berikan kesan yang baik dari ajang MTQ," ucap Shofwan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA