Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

99 Pasien Positif Covid-19 di Garut Sembuh

Selasa 03 Nov 2020 07:26 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Andi Nur Aminah

Pasien positif yang telah sembuh dari Covid-19 (ilustrasi)

Pasien positif yang telah sembuh dari Covid-19 (ilustrasi)

Foto: ANTARA/JESSICA HELENA WUYSANG
80 pasien yang sembuh di antaranya berasal dari Kecamatan Pangatikan

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut mencatat penambahan angka kesembuhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pada Senin (2/11). Dalam satu hari, terdapat 99 pasien positif Covid-19 yang sembuh. 

Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita mengatakan, selama sehari terdapat kasus konfirmasi positif Covid-19 telah selesai pemantauan (isolasi) sebanyak 99 orang. Sebanyak 80 pasien di antaranya berasal dari Kecamatan Pangatikan. "Saat ini, total kesembuhan menjadi 507 orang," kata dia melalui keterangan resmi, Selasa (3/11).

Baca Juga

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani mengatakan, 80 pasien yang sembuh dari Kecamatan Pangatikan merupakan santri di salah satu pesantren di wilayah itu. Para santri itu diperbolehkan pulang setelah dinyatakan sehat. 

"Mereka telah menjalani perawatan selama 10 hari. Berdasarkan panduan, para santri ini sebelum dipulangkan kita lakukan rontgen dan cek lab karena mereka ini OTG," kata dia.

Meski terdapat banyak pasien sembuh, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut masih mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif. Pada Senin malam, tercatat terdapat penambahan delapan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 selama sehari terakhir. 

Hingga saat ini, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut berjumlah 730 kasus. Sebanyak 208 orang masih menjalani isolasi di rumah sakit, 507 orang sembuh, dan 15 orang meninggal dunia.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA