Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Megawati: Bapakku Proklamator, Terus Aku Dibilang PKI

Sabtu 31 Oct 2020 18:19 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Andri Saubani

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan pengarahan pada acara penetapan pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang didukung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Rabu (19/2).

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan pengarahan pada acara penetapan pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang didukung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Rabu (19/2).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Menurut Mega, tuduhan komunis bertolak belakang dengan latar belakang keluarganya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengomentari terkait tuduhan PKI yang kerap ia terima. Dirinya mengaku sudah puas dengan adanya tudingan tersebut.

"Saya sudah puas lah diomongin PKI lah, saya dibilang PKI, saya terus terang saja," kata Megawati dalam sambutannya di Rapat Koordinasi Bidang DPP PDIP dengan tema Gerakan Menanam dan Politik Anggaran: Kebijakan Terobosan Investasi, Sabtu (31/10).

Ia pun mempertanyakan adanya tudingan yang mengatakan bahwa dirinya merupakan seorang komunis. Menurutnya, hal tersebut bertolak belakang dengan latar belakang keluarganya yang merupakan seorang pahlawan.

"Bapakku, ibuku pahlawan, proklamator terus aku dibilang PKI," ujarnya.

Megawati juga mempertanyakan adanya tudingan yang mengatakan bahwa dirinya bukan seorang yang islami. Dirinya menyayangkan adanya anggapan demikian.

"Siapa yang tahu dalam hati saya, saya ini islami apa ndak. Pernah kamu dengar saya ngomongin orang, ndak? Diajari loh oleh beliau (Bung Karno), beliau dipenjara oleh Belanda enggak pernah lah keluar kata-kata kotor, never, itu budi pekerti," ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA