Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Arteta Akui Lini Serang Manchester United Berbahaya

Sabtu 31 Oct 2020 20:01 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Andri Saubani

Mikel Arteta

Mikel Arteta

Foto: EPA-EFE/Laurence Griffiths
Pada musim lalu trio Marcus Rashford-Anthony Martial-Mason Greenwood mencetak 62 gol.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menyebut, dengan skuat yang dimiliki Manchester United saat ini, pelatih Ole Gunnar Solskjaer bisa menerapkan berbagai variasi formasi permainan, terutama di lini serang. Pelatih asal Spanyol itu pun mengakui, lini serang United menjadi ancaman terbesar timnya kala melawat ke Stadion Old Trafford pada pekan ketujuh Liga Primer Inggris, Ahad (1/11) malam WIB.

Pada musim lalu, trio lini serang United, Marcus Rashford-Anthony Martial-Mason Greenwood, tercatat berhasil mencetak total 62 gol di semua ajang. Kehadiran striker asal Uruguay, Edinson Cavani, pada awal musim ini dinilai bakal meningkatkan daya gedor lini depan Setan Merah.

Ditambah dengan Daniel James dan Odion Ighano, United pun dianggap memiliki beragam pilihan pemain dengan karakteristik permainan yang berbeda. Kemampuan United inilah yang diwaspadai oleh Arteta jelang lawatan The Gunners ke Old Trafford.

''Mereka bisa membangun kesepahaman dan memiliki gaya permainan yang berbeda. Mereka bisa tampil solid dan memiliki chemistry antara satu sama lain. Pada akhir musim lalu, terutama setelah masa karantina, Ole (pelatih United) bisa meningkatkan performa mereka. Lihatlah jumlah gol dan cara mereka mencetak gol pada periode tersebut. Mereka benar-benar ancaman,'' tutur Arteta seperti dilansir Reuters, Sabtu (31/10).

Tidak hanya soal variasi komposisi pemain di lini serang, Arteta juga menyebut, United juga memiliki potensi untuk beradaptasi dengan cepat di tengah-tengah laga. Kemampuan ini tidak terlepas dari dalamnya skuat United, ditambah dengan kemampuan individu para penggawa Setan Merah.

''Mereka bisa tampil dengan dua atau tiga formasi berbeda. Mereka bisa mengubah sesuatu berdasarkan kekuatan lawan dan kemampuan pemain yang mereka miliki. Terkadang, mereka melakukan perubahan di tengah-tengah laga. Kemampuan adaptasi ini yang harus kami waspadai. Selain memiliki skuat yang besar, di lini depan, mereka juga memiliki beragam opsi,'' ujar mantan asisten pelatih Pep Guardiola di Manchester City tersebut.




BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA