Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Pekan Ini, Liverpool Bertekad Mengukuhkan Raja Kandang

Sabtu 31 Oct 2020 07:30 WIB

Rep: reja irfa widodo/ Red: Muhammad Akbar

Juergen Klopp

Juergen Klopp

Foto: EPA-EFE/Oli Scarff/NMC/Pool
Dalam 47 lawatan terakhir ke Stadion Anfield, the Hammers hanya menang sekali

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Empat puluh tahun silam, rekor jago kandang dengan tidak terkalahkan dalam 63 laga secara beruntun pernah diukir oleh Liverpool. Kini, rekor serupa sudah diambang kenyataan jika the Reds bisa tampil maksimal saat menjamu West Ham United, Ahad (1/11) dini hari WIB.

Hingga kini, Liverpool sudah mengantungi 62 laga terhindar dari kekalahan saat tampil di Stadion Anfield. Rekor itu berpeluang untuk berlanjut mengingat performa the Reds yang tengah on fire — ditandai tiga kemenangan beruntun.

''Kami tengah berada dalam momen yang pelik,” kata pelatih Liverpool, Juergen Klopp seperti dilansir laman resmi klub, Jumat (30/10).

Meski menyimpan optimisme untuk melanjutkan tren positif namun Klopp sadar rentetan badai cedera yang membekap pemain pilarnya telah menjadi tantangan besar untuk dilewati. Setelah kehilangan Virgil Van Dijk, Klopp terancam kehilangan Fabinho lantaran mengalami cedera hamstring.

Tekanan buat the Reds, terutama di posisi bek tengah, kian besar lantaran Joel Matip juga diragukan tampil di laga kontra the Hammers, akhir pekan nanti. Akhirnya, the Reds tinggal memiliki Joe Gomez sebagai bek tengah yang masih fit di tim utama Liverpool.

Meski sempat mengkritik pengaturan jadwal oleh Liga Primer Inggris, tapi Klopp menegaskan, akan berusaha semaksimal mungkin menjawab tantangan minimnya opsi pemain di jantung pertahanan.

“Begitu banyak laga yang harus dilakoni, tapi satu per satu pemain meninggalkan tim ini (karena cedera). Namun, dalam kasus kami, kami mesti meraih kemenangan di laga berikutnya. Kami akan memaksimalkan pemain yang kami miliki,'' tutur Klopp seperti dilansir laman resmi klub, Jumat (30/10).

Merespons masalah, salah satu opsi yang bisa diambil Klopp adalah dengan menurunkan bek berusia 19 tahun, Rhys Williams. Kendati belum pernah tampil di Liga Primer Inggris, tapi penggawa timnas Inggris U-20 ini sudah tampil di dua laga Liga Champions.

Performa Williams pun dinilai cukup apik, termasuk saat mengantarkan Liverpool mencatatkan clean sheet saat membungkam Midtjylland, 2-0, tengah pekan ini. Namun, berbeda di sektor pertahanan, Klopp justru memiliki opsi pilihan pemain yang beragam di lini tengah dan lini depan.

Di lini depan, trio Sadio Mane-Roberto Firmino-Mohamed Salah kabarnya siap kembali ke starting line-up di laga kontra the Hammers usai tampil sebagai pemain pengganti di laga tengah pekan ini.

Selain itu, Jordan Henderson, yang hanya tampil selama 45 menit di laga kontra Midtjylland, juga akan dikabarkan bakal kembali menjadi starter. Terlepas dari tantangan internal yang tengah dihadapinya, tapi Liverpool masih diunggulkan untuk bisa memetik poin penuh di laga ini.

Apalagi, dalam 47 lawatan terakhir ke Stadion Anfield, the Hammers hanya bisa memetik satu kemenangan, dengan catatan 34 kali kalah dan 12 kali imbang. Tidak hanya itu, Liverpool juga begitu tajam kala tampil di Anfield. The Reds mampu mencetak setidaknya dua gol di 27 laga dalam 29 laga kandang terakhir di Liga Inggris.

Pelatih West Ham, David Moyes, menyatakan ada rasa percaya diri yang menyelip pada pemainnya. Dua kemenangan dan dua hasil ini menjadi bukti bagi the Hammers untuk menjadi berkecil hati menghadapi Liverpool di kandangnya.

“Para pemain berada dalam kondisi terbaik, baik dari segi mental ataupun fisik. Kami berharap bisa terus melanjutkan performa ini,'' kata Moyes di laman resmi klub.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA