Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Surati Presiden Prancis, Syaikhu: PKS Tolak Islamofobia

Jumat 30 Oct 2020 15:02 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Bayu Hermawan

Ahmad Syaikhu

Ahmad Syaikhu

Foto: Republika/Afrizal Rosikhul Ilmi
PKS mengirimkan surat kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu resmi mengirimkan surat kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron. Surat bernomor B-01/K/DPP-PKS/2020 itu disampaikan untuk menanggapi pernyataan Macron yang mengatakan bahwa Islam adalah agama yang sedang mengalami krisis hari ini di seluruh dunia.

"Kami menentang narasi berbasis kebencian dan penghinaan terhadap Islam, termasuk tindakan tidak menghormati Nabi kami, Muhammad SAW. Apa yang Anda sampaikan menunjukkan nihilnya penghormatan terhadap keberagaman, kesetaraan dan keadilan," tulis Syaikhu dalam isi suratnya yang diterima Republika.co.id, Jumat (30/10).

Syaikhu menegaskan bahwa PKS  tak menerima pernyataan Macron tersebut. Menurutnya pernyataan tersebut dinilai dapat menganggu ketertiban dan perdamaian dunia. "Kami mengutuk keras setiap tindakan provokatif dan penghinaan yang berusaha mencemarkan nama baik agama apapun, tidak terkecuali Islam," ujarnya.

Baca Juga

Mantan wakil wali kota Bekasi itu juga mendesak Presiden Prancis menarik ucapannya tersebut. Dirinya juga mendesak Macron meminta maaf kepada warga dunia khususnya umat Muslim.

"Kami percaya bahwa kebebasan berekspresi harus dijunjung dan digunakan untuk saling percaya dan menghormati antar setiap agama dan kepercayaan," katanya.

PKS menegaskan bahwa partainya  menolak praktik apa pun yang menimbulkan kebencian, kekerasan, Islamofobia, ekstremisme, dan tindakan terorisme. Dirinya juga percaya bahwa Barat dan dunia Muslim dapat membangun dialog yang konstruktif dan membina hubungan perdamaian dan toleransi. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA