Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Peserta CPNS Diimbau Waspadai Penipuan Usai Pengumuman

Jumat 30 Oct 2020 14:15 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Agus Yulianto

Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Paryono

Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Paryono

Foto: Dok. BKN
Oknum melakukan penipuan, khususnya pada peserta yang tidak lolos.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengimbau peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) berhati-hati terhadap penipuan. Hal ini setelah, pengumuman hasil seleksi CPNS pada Jumat (30/10) hari ini oleh masing masing instansi.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama BKN Paryono mengatakan, tidak menutup kemungkinan usai pengumuman hasil dimanfaatkan oknum untuk melakukan penipuan, khususnya ke peserta yang tidak lolos.

"Kalau ada yang mencurigakan lebih baik bertanya baik melalui BKN, instansi melalui medsos, kalau ada permintaan membayar tertentu itu patut dicurigai bahwa itu permainan oknum, maka itu perlu diwaspadai seperti itu," ujar Paryono, Jumat (30/10).

Paryono mengingatkan, agar peserta CPNS merujuk website resmi BKN atau instansi yang dituju. Sebab, semua informasi pasti disampaikan melalui situs dan website resmi tersebut.

Termasuk, jika ada informasi tambahan formasi kosong bagi peserta CPNS yang tidak lulus di formasi lain.

"Formasi kosong itu juga pasti transparan tidak akan sembunyi-sembunyi, kalau misalnya ada oknum misalnya ini ada formasi kosong, kemudian akan kita isi tapi dgn membayar tertentu itu patut dicurigai bahwa itu permainan oknum," ungkapnya.

Dia memastikan, optimalisasi formasi kosong tidak pernah mensyaratkan biaya apapun. Paryono mengatakan demikian, untuk mengantisipasi celah penipuan kepada peserta CPNS yang tidak lolos.

Sebab, peserta yang tidak lolos ini memang masih memiliki kesempatan ketika ada optimalisasi formasi. Dia mencontohkan, seorang peserta CPNS yang tidak lolos di formasinya, namun mendapat peringkat terbaik di formasi lain.

"Kemudian ada optimalisasi di formasi yang sama dengan dia, nah kemungkinan kalau ada optimalisasi formasi bisa saja nanti masuk, bisa saja mengisi formasi yang kosong," katanya.

Namun, dia mengingatkan, proses optimalisasi formasi kosong itu akan berlangsung transparan.  "Tidak melalui jalur belakang dan tidak menggunakan biaya, itu semua juga tidak ada biaya yang dikeluarkan instansi atau peserta tersebut," katanya.

Hari ini pengumuman hasil seleksi CPNS diumumkan oleh masing masing instansi. Peserta CPNS yang dinyatakan lulus CPNS Formasi Tahun 2019 diarahkan melakukan pemberkasan secara digital melalui akun masing-masing peserta di https://sscn.bk.go.id.

Prosedur pemberkasan, adalah langkah penting untuk menentukan kepastian menjadi CPNS. Sebab, meski dinyatakan lolos, tetapi jika tidak bisa menunjukan berkas-berkas yang diminta, maka tidak otomatis menjadi CPNS. 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA