Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Uniqlo Kembali Kolaborasi dengan Jil Sander

Jumat 30 Oct 2020 09:49 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Uniqlo di Hartono Mall, Sleman, DI Yogyakarta. Uniqlo kembali menjalin kerja sama dengan Jil Sander, perancang kelahiran Jerman yang berpartisipasi di Milan Fashion Week sejak 1980-an.

Uniqlo di Hartono Mall, Sleman, DI Yogyakarta. Uniqlo kembali menjalin kerja sama dengan Jil Sander, perancang kelahiran Jerman yang berpartisipasi di Milan Fashion Week sejak 1980-an.

Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko
Koleksi +J karya Jil Sander tersedia di Uniqlo Indonesia mulai 13 November.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan ritel Uniqlo akan meluncurkan koleksi terbaru +J, hasil kolaborasi dengan perancang Jil Sander, yang akan tersedia di Indonesia mulai 13 November. Kolaborasi terdiri dari busana bergaya modern untuk perempuan dan laki-laki.

“Sebuah apresiasi dan hal yang menggembirakan dalam bekerja sama dengan Jil Sander yang karena itu, saya sampaikan kembalinya koleksi +J," kata Tadashi Yanai, Chairman, Presiden dan CEO Fast Retailing Uniqlo, dalam siaran resmi, Kamis.

"Penghargaan bagi desain modern dan kekal adalah bukti yang tersisip pada kolaborasi teranyar kami yang secara khusus dikemas lewat item sehari-hari yang elegan, diciptakan untuk kehidupan masa ini," kata dia.

Kolaborasi Uniqlo dan perancang kelahiran Jerman ini dimulai pada 2009, berakhir pada 2011 dan kembali lagi tahun ini. Jil Sander menuturkan, ia memulai lewat gagasan mendefinisikan tampilan modern global, yakni pakaian yang awet dan punya daya tahan.

"Dirancang untuk mendukung sang pemakai dan memberikan energi dan kepercayaan diri yang mana paling dibutuhkan oleh kita semua berdasarkan realita global,” jelas Jil yang berpartisipasi di Milan Fashion Week sejak 1980-an.

Koleksi +J Fall/Winter 2020 menyoroti berbagai potongan elegan yang utama bagi wanita dan pria. Terinspirasi oleh pemahaman sebuah kesederhanaan, lini ini memiliki poin serbaguna dan ikonik di setiap potongan.

Jahitan presisi dan berliuk tegas bertemu dalam proporsi keseluruhan yang seimbang, ringan, dan nyaman. Garis desain yang tidak biasa memberi definisi pada gerak barisan panel dan siluet-siluet arsitektur. Siluet bervolume namun tidak kaku, saling membalut dengan sempurna.

Berbagai macam bahan kualitas dari kain sarat fungsi hingga herringbone tweed. Pengolahan jalinan dan permukaan kain memberi animasi dengan dampak visual yang terasa nyata pada berbagai potongan.

Koleksinya terdiri dari 32 produk untuk perempuan, 25 produk untuk pria, dan empat aksesori. Beberapa di antaranya adalah jaket yang dirancang dengan gaya hybrid down, jaket bergaya utilitarian, luaran atau blouson dengan nuansa militarian, dan mantel yang memiliki perpaduan material kasmir dengan potongan yang membalut dengan erat dan menyeluruh.

Juga jaket dengan desain tailoring dan celana gabardine dari wool yang menampilkan efek papery. Serta kemeja bervolume dengan kesan mewah datang dalam palet warna klasik seperti gading, hitam, dan putih, atau motif dari kontras warna yang berenergi. Ada pula opsi sweater dari rajutan kasmir tipis yang menawan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA