Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

BTN Bidik Dana Ritel Rp 3,6 Triliun

Jumat 30 Oct 2020 09:48 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Nidia Zuraya

 Karyawati melayani nasabah di banking Hall Bank BTN, Jakarta, Kamis (23/3).

Karyawati melayani nasabah di banking Hall Bank BTN, Jakarta, Kamis (23/3).

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Dalam sebulan BTN berhasil menghimpun dana Rp 363 miliar lewat program Batara Spekta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berupaya meningkatkan kesadaran menabung dan literasi keuangan bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan kampanye gerakan menabung yang dilakukan perseroan melalui program Spectacular World Savings Day.

Direktur Distribution and Retail Funding BTN Jasmin mengatakan program special dalam rangkaian program Batara Specta tersebut digelar khusus untuk memeriahkan World Savings Day atau Hari Menabung Sedunia yang jatuh setiap 31 Oktober.

“Tema World Savings Day tahun ini adalah When you save a bit, big things follow  artinya jika kamu menabung sedikit saja, hal besar akan mengikuti. Hal tersebut sesuai dengan semangat dari program khusus yang kami gelar ini, karena dengan menabung sedikit demi sedikit, maka banyak hal besar yang menanti anda, misalnya dapat hadiah, membeli rumah, berlibur, dan berbagi kebahagiaan dengan keluarga,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10).

Sejalan dengan hal tersebut, menurutnya, BTN mengajak masyarakat dapat menambah pundi-pundi tabungannya dan melakukan transaksi lewat kartu ATM maupun electronic banking seperti mobile banking atau internet banking. Nantinya program Spectacular World Savings Day yang berlangsung dari 26 Oktober hingga 31 Oktober 2020, para nasabah dapat menikmati poin berlipat Batara Spekta, lelang hadiah dan special redemption yang menarik.

“Jadi yang membuka rekening baru selama program berjalan akan mendapatkan poin dua kali lipat atau 10 poin begitu juga nasabah yang aktif memanfaatkan kartu ATM/Debit BTN selama 29-31 Oktober 2020. Setiap transaksi dapat meraup 10 poin yang biasanya hanya 2 poin,” ucapnya.

Menurutnya poin yang dikumpulkan membuka peluang nasabah untuk mengikuti lelang khusus yang akan diselenggarakan 31 Oktober 2020 mendatang. Adapun lelang poin tersebut menawarkan produk menarik seperti sepeda motor, smartphone dan sepatu. Jika nasabah melewatkan lelang, poin tersebut bisa ditukarkan dengan hadiah spesial seperti headset, smartwatch dan speaker dengan menukarkan 2.500 poin.

“Program Batara Spekta cukup sukses menggaet minat masyarakat untuk menabung, baru sekitar satu bulan diluncurkan sekitar Rp 363 miliar dana segar masuk dan ada 60 ribu lebih rekening baru,” ucapnya.

Dengan rangkaian program tersebut di atas, Jasmin optimistis Batara Spekta dapat mencapai target dana ritel yang dikumpulkan hingga sebesar Rp 3,6 triliun pada 2021. Batara Spekta menjadi salah satu  pemicu pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), tercatat pada kuartal tiga 2020 menorehkan pertumbuhan 18,66 persen dibandingkan kuartal tiga 2019.  

“DPK ritel mengambil porsi 25 persen dari DPK total, sehingga diharapkan DPK ritel dapat terpacu dengan program-program khusus yang tematik untuk mendorong peningkatan jumlah tabungan,” ucapnya.

Adapun hingga penghujung tahun ini, perseroan ditargetkan dapat mencatatkan pertumbuhan DPK ritel sebesar 5,32 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam mengejar DPK, perseroan uga bertahap menekan cost of fund dengan menarik lebih banyak penabung program tabungan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah seperti program super untung dan tabungan SIAP yang dapat direncanakan.

Batara Spekta adalah program loyalty kepada nasabah yang diluncurkan BTN pada 27 September 2020 lalu. Para nasabah dapat memperoleh poin sesuai dengan saldo rata-rata tabungan, selain itu poin juga dapat diraih jika nasabah aktif bertransaksi dengan kartu debit maupun mobile banking BTN.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA