Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Manokwari Gelar Lomba Dayung Tradisional

Jumat 30 Oct 2020 01:57 WIB

Red: Agung Sasongko

Dayung tradisional ilustrasi.

Dayung tradisional ilustrasi.

Foto: Republika/ Wihdan
Lomba dayung tradisional dilakukan secara terbatas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kabupaten Manokwari, Papua Barat, menggelar lomba dayung tradisional, Kamis (29/10).

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Manokwari, I Gede Wiradana di sela kegiatan tersebut mengatakan, daerah ini memiliki potensi budaya tradisional cukup banyak. Potensi pariwisatanyapun tak kalah dibanding daerah lain di Papua Barat.

"Kita berusaha untuk mengolaborasikan potensi budaya dengan pariwisata. Harapanya bisa menjadi daya terik bagi wisatawan baik dalam maupun luar negeri," ucap I Gede.

Baca Juga

Gede mengutarakan bahwa saat ini masih dalam situasi pandemi COVID-19 sehingga kegiatan tersebut masih dilakukan secara terbatas. Setelah pandemi berakhir pihaknya ingin melaksanakan kegiatan dengan skala yang lebih besar.

"Lomba dayung ini hanya diikuti peserta dari Manokwari dan semua pemuda asli Papua. Kalau situasinya sudah membaik mudah-mudahan ke depan kita bisa melibatkan peserta dari daerah lain," katanya.

Pihaknya berencana menggelar kegiatan tersebut secara rutin setiap tahun. Tak hanya olahraga seperti dayung, berbagai kesenian tradisional pun akan diangkat untuk menopang sektor pariwisata di kota Injil ini.

"Kita juga punya tarian tradisional seperti taro ular tumbuk tanah. Mimpi kita ini bisa menjadi kegiatan tahunan, termasuk nanti kita akan angkat kuliner khas Manokwari," ujarnya.

Menurut dia, Papua Barat sudah memiliki kegiatan rutin tahunan di antaranya hari ulang tahun pekabaran Injil serta hari seni dan budaya. Pihaknya akan memanfaatkan momentum tersebut untuk membangkitkan pariwisata.

Manokwari merupakan salah satu kabupaten tertua di Provinsi Papua dan Papua Barat. Daerah ini pun menjadi pusat peradaban Injil di tanah Papua.

Selain memiliki potensi pariwisata sendiri,Manokwari juga merupakan pintu masuk bagi wisatawan yang ingin berlibur di Kabupaten Pegunungan Arfak serta Taman Nasional Teluk Cenderawasih di Teluk Wondama.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA