Saturday, 12 Ramadhan 1442 / 24 April 2021

Saturday, 12 Ramadhan 1442 / 24 April 2021

Satgas Dorong Pemda Tingkatkan Testing Covid-19

Kamis 29 Oct 2020 18:12 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri  / Red: Ratna Puspita

 Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito

Foto: BPIP
Masyarakat yang merasakan gejala Covid-19 agar segera melakukan pemeriksaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terus mendorong pemerintah daerah agar meningkatkan pemeriksaan atau testing terhadap masyarakat. Pemeriksaan atau testing Covid-19 ini untuk memastikan status kesehatan seseorang.

“Kami terus meminta kepada pemerintah daerah untuk terus meningkatkan upaya testingnya,” kata Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat konferensi pers, Kamis (29/10).

Selain itu, ia juga mendorong masyarakat yang merasakan gejala Covid-19 agar segera melakukan pemeriksaan. Wiku mengatakan, pemeriksaan Covid-19 juga akan ditingkatkan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa libur panjang.

Baca Juga

Pemeriksaan Covid-19 ini menjadi prasyarat sebelum masyarakat melakukan perjalanan dengan moda transportasi tertentu, sesuai dengan kebijakan dari Kementerian Perhubungan.

“Ini sebagai langkah screening antisipatif untuk memastikan status kesehatan sebelum melakukan perjalanan adalah sehat,” ucap dia.

Wiku menyebut, pada hari ini terjadi penambahan kasus positif sebanyak 3.565 sehingga menjadikan total kasus positif mencapai 404.048. Sementara itu, kasus aktif hingga hari ini tercatat sebanyak 60.569 atau 14,9 persen. 

Angka ini jauh lebih rendah daripada kasus aktif di dunia yang sebesar 24,23 persen. “Perbedaan angka persentase dengan dunia semakin lebar di mana jumlah kasus aktif di Indonesia makin menurun,” kata Wiku.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA