Saturday, 20 Rabiul Akhir 1442 / 05 December 2020

Saturday, 20 Rabiul Akhir 1442 / 05 December 2020

Kodam Cenderawasih Selidiki Temuan Terkait Pendeta Yeremia

Kamis 29 Oct 2020 18:09 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Ratna Puspita

Pdt Yeremia Zanambani. Kodam XVII Cenderawasih sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut atas peristiwa meninggalnya Pendeta Yeremia Zanambani.

Pdt Yeremia Zanambani. Kodam XVII Cenderawasih sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut atas peristiwa meninggalnya Pendeta Yeremia Zanambani.

Foto: Istimewa
Jika ada anggota TNI yang terlibat maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku. 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kodam XVII Cenderawasih sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut atas peristiwa meninggalnya Pendeta Yeremia Zanambani. Jika memang terbukti ada anggota TNI yang terlibat maka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. 

"Terkait permasalahan tersebut, sampai dengan saat ini Pihak Kodam XVII Cenderawasih masih melaksanakan penyelidikan lebih lanjut," ungkap Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Kol Czi IGN Suriastawa, kepada Republika, Kamis (29/10). 

Suriastawa juga mengatakan, dia tak masalah dengan kesimpulan apa saja yang dibuat oleh laporan-laporan terkait hasil investigasi kasus tersebut. "Sah-sah saja kalau orang berpendapat, kesimpulan apa lagi yang mau dibuat. Hanya Tuhan yang tahu kebenarannya," kata dia. 

Baca Juga

Hanya, dia menyayangkan setiap saat cerita yang ada selalu berbeda antara satu dengan lainnya. Dia menjelaskan, ada yang menyatakan pendeta dibunuh di depan jamaahnya, ada yang menyebut istrinya saat menemukan pendeta di mana pendetanya sudah meninggal, dan teranyar menyebut pendeta ditemukan belum meninggal. 

"Ada yang bilang istrinya saat ketemu pendeta di mana pendetanya sudah meninggal, sekarang bilang pendeta ditemukan belum meninggal. Terserah aja mau buat cerita apa," jelas dia.  

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA