Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Solskjaer Sebut Rashford tak Kehilangan Fokus

Kamis 29 Oct 2020 15:38 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Penyerang muda MU Marcus Rashford.

Penyerang muda MU Marcus Rashford.

Foto: EPA-EFE/Oli Scarff
Menurut Solskjaer, terkadang waktu terbaik pemain ketika menjadi pemain pengganti.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer mengatakan, Marcus Rashford tak kehilangan fokus di lapangan, meski sibuk dalam kampanye kemanusiaan, yaitu penanggulangan kelaparan kepada anak-anak. Itu dibuktikan dengan hattrick yang dicetak Rashford saat melawan RB Leipzig pada pentas Liga Champions, di Old Trafford, Kamis (29/10) dini hari WIB.

Rashford masuk sebagai pemain pengganti. Namun ia memberikan dampak luar biasa kepada permainan tim. Tiga golnya melengkapi kemenangan 5-0 MU atas Leipzig. Menurut Solskjaer, Rashford hanya membutuhkan konsentrasi untuk mencetak gol.

"Marcus telah menunjukkan bahwa dia bisa terus fokus pada apa yang penting di dalam dan di luar lapangan saat ini. Dia melakukannya dengan sangat baik hari ini dengan masuk dari bangku cadangan,” kata Solskjaer dikutip dari Sportsmole, Kamis.

Hattrick itu membuat Rashford menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah MU yang mencetak tiga gol sebagai pemain pengganti. Solskjaer menilai, terkadang waktu terbaik pemain ketika menjadi pemain pengganti. Rashford, lanjutnya, memanfaatkan kesempatan itu secara baik.

Pelatih asal Norwegia itu senang terhadap respons pertandingan Rashford serta umpan-umpan dari rekan Rashford. Solskjaer memang sengaja tak memainkan Rashford sejak awal karena seorang pemain memerlukan waktu istirahat.

"Bruno dan Marcus bermain lima dalam 14 hari, itu cukup sulit. Sepak bola saat ini dengan intensitas yang Anda butuhkan untuk pulih dan itulah mengapa kami memiliki skuat yang besar,” jelas Solskjaer.

Secara keseluruhan, Solskjaer memuji kinerja tim. Rashford dan kawan-kawan bisa meladeni permainan Leipzig yang menyulitkan. Tekanan Leipzig sangat tajam serta intensitas permainan yang luar biasa. "Kami telah bermain melawan dua tim yang sangat bagus, dua pertandingan sulit, dan kami tampil fantastis,” ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA