Wednesday, 7 Zulhijjah 1443 / 06 July 2022

Pasien Sembuh Covid-19 di Sleman Tambah 51 Kasus

Kamis 29 Oct 2020 13:30 WIB

Red: Nidia Zuraya

Data pasien covid-19 sembuh (ilustrasi)

Data pasien covid-19 sembuh (ilustrasi)

Foto: republika
Total pasien Covid-19 sembuh di Sleman menjadi 1.473 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Jumlah pasien terkinfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dinyatakan sembuh pada 28 Oktober 2020 bertambah 51 orang. Dengan tambahan ini maka total pasien sembuh menjadi 1.473 dari total 1.726 orang.

"Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman tercatat pada Rabu (28/10) terdapat tambahan pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 51 kasus, sedangkan pada hari yang sama ada tambahan konfirmasi positif sebanyak 18 kasus," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman Shavitri Nurmaladewi di Sleman, Kamis (29/10).

Baca Juga

Menurut dia, dari tambahan 18 konfirmasi positif tersebut terdiri dari 17 asimtomatik atau tanpa gejala dan satu orang dengan gejala ringan. "Sedangkan pasien dengan gejala sedang maupun gejala berat tidak ada penambahan. Kemudian untuk suspek Covid-19 ada penambahan dua kasus, " katanya.

Ia mengatakan, selama ini kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sleman total sebanyak 1.726 kasus yang didominasi kasus asimtomatik yakni sebanyak 1.301 kasus, kemudian kasus dengan gejala ringan sebanyak 254 kasus, gejala sedang 42 kasus dan gejala berat 131 kasus.

"Sementara kasus konfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia hingga saat ini tercatat ada 28 kasus," katanya.

Shavitri mengatakan, untuk kasus suspek Covid-19 hingga saat ini tercatat sebanyak 3.793 kasus dengan jumlah pasien suspek meninggal dunia sebanyak 46 kasus. Ia mengatakan, untuk screning atau deteksi awal terhadap seseorang yang dicurigai menderita Covid-19 telah dilakukan terhadap sebanyak 34.274 orang.

"Hasil screning digunakan untuk menyatakan seseorang sebagai suspect atau bukan, " katanya.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA