Selasa 27 Oct 2020 20:55 WIB

Kodam Jaya Gandeng Emak-Emak Sosialisasikan Penerapan 3M

Kodam Jaya melibatkan emak-emak sosialisasikan penerapan 3M pencegahan Covid-19.

Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman
Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komando Daerah Militer Jayakarta (Kodam Jaya) melibatkan "emak-emak" untuk mensosialisasikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 berupa penerapan 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Kodam Jaya juga tetap mendukung Operasi Yustisi pencegahan Covid-19 bersama dengan pihak kepolisian dan Satpol PP.

"Jadi, betul kita melibatkan emak-emak dari PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga). Setiap kelurahan itu ada 100 orang dan sekarang ada 61 kelurahan yang terdaftar melakukan sosialisasi ke warga sekitar rumahnya terkait protokol kesehatan," kata Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, Selasa (27/1).

Baca Juga

Dudung mengatakan, program hasil kolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu dinilai cukup efektif meningkatkan kesadaran masyarakat menjalankan 3M. "Jadi memang emak-emak itu dengan suaranya, menggalakkan penggunaan masker ternyata lebih efektif buat diikuti masyarakat," ujarnya.

Dari 61 kelurahan yang tersebar di wilayah yang dijaga oleh Kodam Jaya, Jakarta Timur memiliki kader emak-emak paling banyak untuk mensosialisasikan pentingnya 3M di masa pandemi Covid-19. Emak-emak yang menjadi kader untuk melakukan sosialisasi gerakan 3M itu mendapatkan insentif sesuai dengan kinerjanya.

Dudung mengatakan kinerja emak-emak menyosialisasikan gerakan 3M itu nantinya dicatat oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan direkapitulasi untuk pemberian insentif. "Nanti dikoordinir oleh Babinsa di kelurahan-kelurahan, nah Babinsa itu nanti ngasih langsung ke mereka. Itu nanti insentifnya dikasih ke emak-emak yang ikut sosialisasi," kata Dudung.

Selain melibatkan emak-emak, Dudung mengatakan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Ibu Kota pihaknya tetap mendukung Operasi Yustisi bersama pihak Kepolisian dan Satpol PP. "Operasi Yustisi juga masih berjalan, kita dukung untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Ibu Kota," ucapnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement