Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Deretan Sejarah Hattrick Liga Primer Inggris (2)

Selasa 27 Oct 2020 17:26 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Muhammad Akbar

 Logo Premier League di lengan pemain Leeds, selama pertandingan Liga Utama Inggris antara Leeds United dan Wolverhampton Wanderers di Leeds, Inggris, 19 Oktober 2020.

Logo Premier League di lengan pemain Leeds, selama pertandingan Liga Utama Inggris antara Leeds United dan Wolverhampton Wanderers di Leeds, Inggris, 19 Oktober 2020.

Foto: EPA-EFE / ALEX PANTLING
Musim ini, Liga Primer Inggris mencatatkan torehan hattrick terbanyak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu yang terhebat dalam hal mencetak hattrick adalah Les Ferdinand. Ia mencetak hattrick dua kali beruntun dalam tiga hari pada 1992/93, dalam kemenangan kandang 4-3 atas Nottingham Forest dan 5-3 saat Leeds mengalahkan Everton.

Musim berikutnya ada 19 hattrick yang dicetak, dimana Alan Shearer, Andrew Cole, Robbie Fowler dan Ian Wright, masuk dalam sejarah sebagai pemain yang membukukan tiga gol dalam satu pertandingan.

Pesta hattrick kembali terjadi pada musim 2011/12, ketika pemain seperti Wayne Rooney dan Robin van Persie, sedang dalam masa kejayaan mereka.

Saat ini, penyerang Manchester City, Sergio Aguero, jadi yang paling banyak mencetak hattrick di Liga Primer Inggris, dengan 12 kali. Aguero pertama kali mencetak hattrick pada 10 September 2011, ketika City menang 3-0 atas Wigan.

Terakhir, Aguero mencetak hattrick saat the Citizens membantai Aston Villa 6-1. Pemain internasional Argentina itu juga unggul satu gol dari pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liga Primer, Alan Shearer. Liverpool memuncaki daftar klub dengan hattrick Liga Premier terbanyak, yaitu 40.

Itu termasuk treble empat menit dan 33 detik Robbie Fowler yang terkenal saat melawan Arsenal pada 1994, aksi Steven Gerrard melawan Everton pada 2012, serta hattrick yang dicetak Luis Suarez melawan Norwich.

Arsenal berada di urutan kedua dengan 39, yang juga berisi banyak kenangan kecemerlangan Dennis Bergkamp di Leicester pada 1997, Nwankwo Kanu di Chelsea, dan Thierry Henry serta Andrei Arshavin yang menghancurkan Liverpool.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA