Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

JIS Disebut Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Selasa 27 Oct 2020 14:00 WIB

Rep: Nugroho Habibi/ Red: Fuji Pratiwi

Pekerja menyelesaikan pemasangan rumput di Kompleks Stadion Utama Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, pekan lalu. Jakarta Internasional Stadium (JIS) disebut dapat menggerakkan ekonomi masyarakat, terutama masyarakat sekitar stadion.

Pekerja menyelesaikan pemasangan rumput di Kompleks Stadion Utama Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, pekan lalu. Jakarta Internasional Stadium (JIS) disebut dapat menggerakkan ekonomi masyarakat, terutama masyarakat sekitar stadion.

Foto: ANTARA/Puspa Perwitasari
Proyek JIS bisa menyerap 5.000 tenaga kerja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jakarta Internasional Stadium (JIS) disebut dapat menggerakkan ekonomi masyarakat, terutama masyarakat sekitar stadion. 

Corporate Communication dan Commercial PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Arnold Kindangen menyebut, JIS dapat membangkitkan roda perekonomian bukan hanya bagi lokasi olah raga melainkan bagi masyarakat, khususnya warga sekitar yang tergusur. Meskipun JIS merupakan lahan milik Pemprov DKI, tetapi pada proses pembuatannya banyak masyarakat yang harus digusur.

Disinggung mengenai dampak dari pembangunan JIS di tengah pandemi, Arnold mengkalim proyek pembangunan JIS telah menyerap 1.600 pekerja. Bahkan, JIS mampu menyerap 5.000 pekerja di luar vendor.

Baca Juga

"Belum juga kita kejar untuk penyelesaiannya. Karena dari feasibility study (FS) kita kita bisa serap 5.000 pekerja. Bisa lebih besar lagi," kata Arnold, Senin (26/10).

Proyek pembangunan JIS telah mencapai mencapai 31,89 persen. Pembangunan stadion sepak bola bertaraf internasional itu masih sesuai jadwal perencanaan meski di tengah pandemi Covid-19.

Ke depan, JIS akan mengusung konsep transportasi terpadu. Apalagi konsep ini masih sangat dibutuhkan di tengah kepadatan penduduk.

"Kita selalu mendahulukan dengan FS . Jadi atas dasar itu, ini bisa menentukan, oh ini stadium, oh ini TOD," kata dia.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA