Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Anak 3 Tahun Meninggal Setelah Menelan Baterai Kancing

Selasa 27 Oct 2020 13:37 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda

Baterai koin atau baterai kancing. Baterai kancing yang tertelan akan menyebabkan luka seumur hidup atau kematian.

Baterai koin atau baterai kancing. Baterai kancing yang tertelan akan menyebabkan luka seumur hidup atau kematian.

Foto: Wikimedia Commons
Setiap hari di Australia setidaknya satu anak dirawat karena menelan baterai kancing.

REPUBLIKA.CO.ID, QUEENSLAND -- Seorang anak perempuan berusia tiga tahun di Australia meninggal setelah menelan baterai kancing yang biasa digunakan untuk mainan, remote, atau timbangan. Gadis kecil bernama Brittney itu meninggal pada 28 Juli di Rumah Sakit Anak Queensland, tiga pekan setelah menelan baterai.

Dokter pada mulanya mendiagnosis Brittney keracunan makanan, merujuk pada gejala awal yang dialami, seperti muntah dan sakit tenggorakan. Namun, beberapa hari kemudian, Brittney mengeluh sakit dada dan terlihat kesakitan setiap kali mencoba menelan makanan padat.

Brittney dibawa ke Rumah Sakit Robina di Gold Coast dan dokter menduga dia terkena virus. Di sana, Brittney juga di rontgen dan baterainya ditemukan. Setelah menjalani sembilan jam operasi untuk mengeluarkan baterai, dokter tidak dapat menstabilkannya dan Brittney dipindahkan ke Rumah Sakit Anak Queensland.

Di RSA Queensland, anak bungsu dari pasangan Lorraine dan David Conway itu menjalani operasi lebih lanjut. Hanya saja, delapan hari kemudian dia meninggal karena organ dalamnya mengalami luka.

"Dia adalah anak yang baik, seorang gadis kecil yang selalu bahagia. Dia juga memiliki seribu kilau di matanya," kata Lorraine Conway seperti dikutip dari NZ Herald, Senin (26/10).

Queensland Health akan melakukan peninjauan atas kematian Brittney. Kematian tragis Brittney telah menghidupkan kembali perdebatan sengit seputar regulasi barang-barang rumah tangga biasa.

Kepala eksekutif Kidsafe Susan Teerds mengatakan regulasi baterai kancing sangat penting. "Selama 40 tahun perusahaan telah membuang baterai ini. Saya biasa sebut itu sebagai ranjau darat yang bisa membuat masalah di rumah," kata Teerds.

Setiap hari di Australia setidaknya satu anak dirawat di rumah sakit karena menelan baterai kancing. Usia paling banyak untuk kasus ini adalah antara usia nol hingga empat tahun dengan daerah tubuh yang terdampak termasuk usus, kerongkongan, hidung dan telinga.

Baterai kancing yang tertelan akan menyebabkan luka seumur hidup atau kematian. Jika anak menelan baterai kancing, Anda harus segera menghubungi layanan darurat setempat. Jangan mencoba membuat anak muntah dan jangan biarkan anak makan atau minum sebelum ada instruksi medis.

Bagaimana cara menjauhkan baterai dari jangkauan anak-anak? Pastikan semua baterai disimpan di lemari terkunci yang jauh dari jangkauan anak, gunakan selotip yang kuat untuk memastikan baterai pada mainan dan produk lainnya tidak keluar, dan buang baterai lama di tempat sampah yang jauh dari jangkauan anak-anak.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA