Sunday, 4 Jumadil Akhir 1442 / 17 January 2021

Sunday, 4 Jumadil Akhir 1442 / 17 January 2021

Ledakan di Dekat Istiqlal, PLN Sebut karena Pencurian Kabel

Selasa 27 Oct 2020 05:43 WIB

Rep: Febryan. A/ Red: Ratna Puspita

Masjid Istiqlal Jakarta. Ledakan dan asap muncul dari gorong-gorong di depan Masjid Istiqlal atau di sebelah barat Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Ahad (25/10) sore. PLN Jakarta Raya menyebut ledakan itu terjadi karena adanya aksi pencurian kabel.

Masjid Istiqlal Jakarta. Ledakan dan asap muncul dari gorong-gorong di depan Masjid Istiqlal atau di sebelah barat Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Ahad (25/10) sore. PLN Jakarta Raya menyebut ledakan itu terjadi karena adanya aksi pencurian kabel.

Foto: ANTARA/Nova Wahyudi
Usaha pencurian kabel mengakibatkan kabel terkelupas dan terbakar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ledakan dan asap muncul dari gorong-gorong di depan Masjid Istiqlal atau di sebelah barat Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Ahad (25/10) sore. PLN Jakarta Raya menyebut ledakan itu terjadi karena adanya aksi pencurian kabel.

Senior Manager General Affairs PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Emir Muhaimin mengatakan, PLN telah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian bersama pihak Polsek Sawah Besar. Asap diduga muncul karena terbakarnya kabel jurusan atau opstyg cable yang mengarah ke gerai ATM di Kementerian Agama.

"Diduga terjadi tindak vandalisme dan usaha pencurian kabel yang mengakibatkan kabel terkelupas dan terbakar karena di lokasi gorong-gorong ditemukan linggis," kata Emir dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/10).

Baca Juga

Sebelumnya, kepulan asap keluar dari gorong-gorong di dekat Masjid Istiqlal pada Ahad sore. Warga sekitar dan pengendara yang melintas pun panik melihat kejadian tersebut. Setelah itu, petugas PLN dan tim pemadam kebakaran datang ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA