Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Muslim Nevada Buat Iring-iringan Pemilu

Selasa 27 Oct 2020 00:50 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Esthi Maharani

Suasana debat Pilpres di Amerika Serikat.

Suasana debat Pilpres di Amerika Serikat.

Foto: The Japan Times
Muslim Nevada terlibat untuk pemilu presiden

REPUBLIKA.CO.ID, NEVADA -- Pusat Komunitas Muslim Nevada Utara menggelar iring-iringan untuk Pemilu Presiden Amerika Serikat yang sedang berlangsung. Kegiatan ini dilakukan untuk mendorong keikutsertaan masyarakat dalam pemilihan presiden.

Presiden dewan Komunitas Muslim Nevada Utara, Sherif Elfass mengatakan acara ini merupakan cara untuk mengumpulkan orang-orang dan menunjukkan bagaimana Muslim mempraktikkan hak-hak sipil mereka.

“Ini adalah cara bagi kami untuk menyatukan orang, Muslim suka melakukan sesuatu secara berjamaah.  Dan kami mendorong orang lain, anggota muda, untuk melihat persatuan itu, kami dapat melakukan banyak hal," jelas Sherif Elfass dilansir dari About Islam, Ahad (25/10).

“Setiap orang memiliki pendapatnya sendiri, dan mereka berhak atas itu. Keluar dan pilih, kami menyoroti masalah untuk kami sesama Muslim, tetapi ini hak mereka untuk keluar dan mengambil keputusan.  Ini adalah konsep baru, dan kami sedang mencobanya," tambahnya.

Selama pemilihan paruh waktu 2018, Elfass dan sesama anggota NNMC menyelenggarakan acara pemungutan suara secara langsung yang diikuti sekitar 100 orang.  Tahun ini, dan karena Covid-19, mereka harus melakukan ide iring-iringan mobil.

"Ini yang pertama, kami menunjukkan kepada komunitas, tidak hanya komunitas Muslim, tetapi komunitas yang lebih besar. ​​Bahwa Muslim terlibat dalam proses tersebut.  Kami menggunakan hak kami, dan kami memberikan suara," ujarnya.

“Kami ingin tahun ini menjadi lebih, seperti 200 orang (peserta iring-iringan) tetapi dengan adanya Covid-19, jelas, kami tidak dapat melakukannya. Jadi itulah mengapa kami memikirkan iring-iringan mobil," jelasnya.

Menurut Pusat Penelitian Pew, Muslim hanya mewakili 1 hingga 2 persen dari populasi negara. Namun, dengan mayoritas dari 3,45 juta Muslim yang tinggal di tempat-tempat strategis, atau negara bagian seperti Michigan, Florida, Ohio, dan Virginia, Muslim dapat memainkan peran penting di bulan November.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA