Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Ketua KPU Arief Budiman Dinyatakan Negatif Covid-19

Senin 26 Oct 2020 16:20 WIB

Rep: Mimi Kartika/ Red: Bayu Hermawan

Ketua KPU Arief Budiman

Ketua KPU Arief Budiman

Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha
Ketua KPU Arief Budiman dan Komisioner KPU telah dinyatakan negatif Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman dinyatakan telah negatif Covid-19, berdasarkan serangkaian hasil pemeriksaan mulai dari tes usap, cek darah, dan rontgen thorax, pada Senin (26/10). Arief akan kembali bertugas sebagai Ketua KPU mulai Selasa (27/10) besok.

Selain Arief Budiman, Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Thantowi juga telah dinyatakan negatif Covid-19 pada Sabtu (24/10). Keduanya sempat menjalani isolasi selama kurang lebih 35 hari usai terkonfirmasi positif Covid-19 pada 18 September dan 19 September lalu. Dengan demikian, Arief Budiman akan kembali aktif sebagai ketua KPU RI definitif mulai besok, Selasa (27/10).

Baca Juga

"Dalam rapat pleno pada hari ini, keduanya telah menyampaikan laporan mengenai perkembangan kesehatan mereka. Dan rapat pleno memutuskan Saudara Arief Budiman kembali bertugas sebagai Ketua KPU RI mulai besok," ujar pelaksana harian (Plh) Ketua KPU RI, Ilham Saputra dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/10).

Sementara, Pramono yang selama ini tetap aktif sebagai anggota KPU RI dengan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Mulai Senin ini, Pramono telah kembali melaksanakan tugas sebagaimana biasanya.

KPU RI mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak, baik instansi pemerintah, RSPAD, Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Puskesmas Pejaten Barat, serta para tenaga kesehatan yang selama ini merawat dan memantau kesehatan kedua anggota penyelenggara pemilihan. Sehingga keduanya pulih seperti sedia kala.

"Saya mohon maaf jika selama menjadi Plh Ketua KPU RI ada pernyataan dan komentar saya yang membuat teman-teman tidak berkenan. Semoga kita semua selalu sehat," kata Ilham.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA