Senin 26 Oct 2020 12:12 WIB

Motor-Motor di Lantai Dua Rumah Habis Terbakar

Sebagian besar kebakaran rata-rata bangunan semi permanen yang menjadi kontrakan.

Rep: Febryan A/ Red: Bilal Ramadhan
Garis polisi dipasangi usai petugas berhasil memadamkan api yang membakar 25 rumah di belakang Mal Senayan City, Jalan Simprug Golf RT10, RW 08, Kelurahan Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin (26/10) pagi.
Foto: Republika/Febryan A
Garis polisi dipasangi usai petugas berhasil memadamkan api yang membakar 25 rumah di belakang Mal Senayan City, Jalan Simprug Golf RT10, RW 08, Kelurahan Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin (26/10) pagi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagian sepeda motor yang terparkir di permukiman dekat Mal Senayan City di Jalan Simprug Golf RT 10/08 Kelurahan Grogol Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, hangus terbakar. Motor yang terparkir di lantai dua rumah warga, semuanya hangus.

"Tapi yang terparkir di lantai bawah masih bisa diselamatkan,” ujar petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Unggul Wibowo, di lokasi kejadian, Senin (26/10).

Kebakaran tersebut bermula sekitar pukul 07.57 yang sementara diduga penyebabnya dari korsleting listrik. Permukiman penduduk di kawasan tersebut juga difungsikan sebagai parkir kendaraan motor roda dua.

Dari total sekitar 25 unit rumah, rata-rata merupakan bangunan semi permanen yang menjadi kontrakan. Sebanyak 21 unit pemadam diterjunkan, 15 unit dari Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan dan lima unit bantuan dari Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat.

Dari sekitar 60 jiwa terkena dampak kebakaran dari 25 kepala keluarga itu,tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Salah seorang warga yang terkena dampak kebakaran, Suwandi mengatakan bangunan rumah hangus terbakar bersama motor-motor yang terparkir.

“Yang gosong semua itu, motor yang tidak bisa diselamatkan. Soalnya ada yang diparkir di lantai dua rumah,” ujar dia.

Saat ini atau saat berita ini dilaporkan pukul 10.00 WIB, situasi masih dalam proses pendinginan oleh petugas pemadam kebakaran sehingga petugas masih mencegah perambatan api dan kemudian baru akan menghitung total kerugian kebakaran tersebut.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement