Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Puluhan Rumah Rusak, 3 Orang Luka Akibat Gempa Pangandaran

Ahad 25 Oct 2020 18:44 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Nur Aini

Beberapa saat setelah gempa berkekuatan 5,9 SR Aktivitas nelayan Pantai Pangandaran berlangsung normal, Ahad (25/10). BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami.

Beberapa saat setelah gempa berkekuatan 5,9 SR Aktivitas nelayan Pantai Pangandaran berlangsung normal, Ahad (25/10). BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami.

Foto: Republika/Edi Yusuf
BPBD Jawa Barat memantau kondisi terdampak gempa pangandaran

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gempa Bumi yang terjadi di Pangandaran pada Ahad (25/10) pkl. 07.56 WIB mengakibatkan tiga orang luka ringan. Selain itu, puluhan rumah dilaporkan rusak akibat gempa bumi.

Menurut Pusdalops PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Budi Budiman, lokasi terdampak gempa ada di Kabupaten Pangandaran sebanyak 4 Kecamatan di 4 Desa, Kabupaten Ciamis sebanyak 6 Kecamatan di 7 Desa, Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 4 Kecamatan di 4 Desa, Kabupaten Garut sebanyak 1 Kec di 1 Desa, dan Kota Tasikmalaya.

"Gempa Bumi ini terjadi dengan magnitude 5,9 Kedalaman 10 Km pada 90 km barat daya Kabupaten Pangandaran," ujar Budi kepada wartawan.

Baca Juga

Budi mengatakan, dampak yang ditimbulkan akibat gempa adalah ada 29 rumah mengalami kerusakan. Rinciannya Kab Pangandaran 5 unit rumah rusak ringan, Kabupaten Ciamis 13 unit rumah rusak sedang dan ringan, Kabupaten Tasikmalaya 7 Unit rumah rusak ringan, Kabupaten Garut 1 unit rumah rusak berat, dan Kota Tasikmalaya 2 Unit rumah rusak ringan, dan 1 unit rumah rusak sedang.

"Ada 3 orang luka ringan 2 org di Kab Ciamis, dan 1 orang di Kota Tasikmalaya," katanya.

BPBD Provinsi Jawa Barat, kata dia, terus berkoordinasi dan memantau kondisi terkini terhadap seluruh Kab/Kota terdampak. Selain itu, BPBD Kab/ Kota masih melakukan assesment ke lokasi kejadian sambil memberikan imbauan kepada warga setempat agar selalu waspada dan siaga karena di lokasi juga saat ini sedang turun hujan. 

"Saat ini, kami masih melakukan pendataan dan menunggu laporan dari beberapa kecamatan. Sedangkan, korban luka-luka sudah dilarikan ke klinik terdekat," katanya. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA