Tuesday, 16 Rabiul Akhir 1442 / 01 December 2020

Tuesday, 16 Rabiul Akhir 1442 / 01 December 2020

BPBD Evakuasi Korban Banjir di Bekasi

Ahad 25 Oct 2020 06:21 WIB

Red: Agus Yulianto

Sejumlah warga melintasi banjir di Perumahan Taman Vila Kartini, di Bekasi.

Sejumlah warga melintasi banjir di Perumahan Taman Vila Kartini, di Bekasi.

Foto: ANTARA/Suwandy
Ketinggian air di beberapa perumahan itu di mulai dari 60 hingga 190 Sentimeter.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mulai mengevakuasi warga yang menjadi korban banjir akibat tingginya debit air di Sungai Bekasi. Banjir ini sebagai akibat meluapnya Sungai Cileungsi dan Cikeas.

“Kami sudah evakuasi seperti anak-anak, wanita dan warga lanjut usia dahulu. Perahu juga sudah stand by di okasi,” kata Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Bekasi Hendra, Ahad (25/10).

Hendra mengatakan, saat ini timnya sedang mengevakuasi warga di Pondok Gede Permai. Beberapa wilayah lainnya di pinggir Sungai Bekasi yang terendam banjir antara lain Perumahan Villa Jatirasa, Villa Nusa Indah, Teluk Pucung dan Kemang Ifi.

Tinggi air di Sungai Bekasi yang merupakan jalur pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas pada Ahad dini hari mencapai 715 sentimeter. Tinggi air ini akibat derasnya hujan di Bogor sepanjang Sabtu (24/11) sore hingga malam. Lokasi hulu Sungai Cileungsi dan Cikeas berada di Bogor, Jawa Barat.

“Jadi yang terdampak banjir di jalur pertemuan dua sungai ini, sampai ke hilir di Teluk Pucung, Bekasi,” ujar Hendra.

Ketinggian air di beberapa perumahan itu di mulai dari 60 sentimeter hingga 190 sentimeter. Banjir terparah, kata Hendra, terjadi di Vila Jatirasa dengan ketinggian 190 sentimeter. “Kami BPBD sudah siap di lokasi,” ujar dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA