Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Dubai Miliki Air Mancur Terbesar di Dunia

Sabtu 24 Oct 2020 14:40 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Esthi Maharani

Dubai berhasil memecahkan rekor membangun air mancur terbesar di dunia. Air mancur tersebut diberi nama The Palm Fountain.

Dubai berhasil memecahkan rekor membangun air mancur terbesar di dunia. Air mancur tersebut diberi nama The Palm Fountain.

Foto: Saudi Gazette
Dubai kembali memecahkan rekor dunia dengan menciptakan air mancur terbesar

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI — Dubai kembali memecahkan rekor dunia dengan menciptakan air mancur terbesar yang pernah ada pada Kamis (22/10) lalu. Air Mancur di kota Uni Emirat Arab (UEA) ini bernama The Palm Fountain, yang meliputi area seluas 14.366 kaki persegi (1.335 meter persegi).

The Palm Fountain berlokasi di distrik perbelanjaan dan rectoren terkenal, The Pointe di Palm Jumeirah. Ini adalah sebuah pulau berbentuk palem buatan manusia.

Dilansir Al Arabiya, banyak orang terlihat menonton pertunjukan di The Palm Fountain, mulai dari adanya jet air, musik, dan lampu yang memukau di air mancur tersebut. Semua orang mengenakan masker dan menerapkan langkah-langkah pencegahan infeksi virus corona jenis baru (Covid-19) yang ditetapkan, yaitu jarak sosial.

“Guinnes World Records sangat senang melihat The Palm Fountain secara resmi memecahkan rekor sebagai air mancur terbesar di dunia,” ujar Shaddy Gadd, Senior Marketing Manager di Guinnes World Records dalam sebuah pernyataan.

Gaad mengatakan The Palm Fountain menjadi contoh tonggak sejarah dalam pencapaian arsitektur Dubai. Kota ini menjadi salah satu yang ada di di UEA dengan prestasi membuat bangunan-bangunan yang merit rekor dunia.

Salah satu bangunan yang meraih rekor dunia di Dubai adalah Burj Khalifa. Kemudian, Dubai juga memiliki mobil polisi tercepat dalam memberikan pelayanan, yaitu Bugatti Veyron.

The Palm Fountain yang merit rekor dunia kali ini memiliki lebih dari 3.000 lampu LED, 7.500 nozel dan dapat menembakkan air hingga 105 meter. Dubai, yang memiliki ekonomi paling terdiversifikasi di kawasan Teluk  Arab telah terdampak parah oleh pandemi COVID-19 sjeik awal tahun ini.

PDB Dubai dilaporkan telah menyusut 3,5 persen pada kuartal pertama, menyusul pertumbuhan moderat selama dua tahun. Pariwisata telah lama menjadi andalan kota di UEA ini, yang pada tahun lalu terdapat lebih dari 16 juta pengunjung dari weluruh dunia.

Sebelum pandemi melumpuhkan perjalanan global, target pengunjung Dubai mencapai 20 juta tahun ini. Dubai saat ini telah sebagian besar terbuka untuk bisnis dan pariwisata, meski jumlah kasus COVID-19 masih mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir.

Pada bulan lalu, seniman asal Inggris Sacha Jafri memecahkan rekor kanvas seni terbesar berukuran 1.595 meter persegi, juga di Dubai. Seniman berusia 44 tahun itu mengatakan dia berharap dapat mengumpulkan setidaknya 30 juta dolar AS untuk mendanai inisiatif kesehatan dan pendidikan bagi anak-anak di bagian dunia yang miskin.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA