Sabtu 24 Oct 2020 10:11 WIB

PT Surveyor Indonesia Tampil di Pertemuan Tahunan US-ABC

Di forum itu Dirut Surveyor Indonesia memaparkan peran BUMN Jasa Survey.

Gedung Surveyor Indonesia
Foto: Dok PT Surveyor Indonesia
Gedung Surveyor Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertemuan tahunan Indonesian Business Mission yang dihelat  oleh US-ASEAN Business Council, Inc (US-ABC) pada tahun ini digelar secara virtual, Kamis (22/10).

Pada  acara Indonesian Virtual Business Mission tersebut,  PT Surveyor Indonesia (Persero) (Surveyor Indonesia) mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan perannya sebagai  BUMN Jasa Survey  yang memiliki peran sebagai mitra strategis di bidang jasa survey dan  pemastian untuk memperkuat industri bisnis nasional dan multinasional.

Kesempatan ini  mempertemukan perusahaan-perusahaan multinasional anggota US-ABC dengan Surveyor  Indonesia dalam diskusi terkait potensi kerja sama strategis untuk mendukung penguatan ekonomi nasional. 

Hadir dalam pertemuan ini beberapa perusahaan bertaraf global seperti Freeport-McMoRan,  3M, Apple, FedEX, Jhpiego, MSD, Qualcomm, Oracle, UL International, dan Citi. Delagasi US-ABC dipimpin oleh Chairman, President, and CEO,  Alexander C. Feldman. Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Duta Besar Michael W. Michalak yang pernah bertugas di Vietnam pada tahun 2007 – 2011 dan sebagai Senior Vice President & Regional Managing Director US-ABC (2015-sekarang), serta Duta Besar Joseph R. Donovan, Jr. yang pernah bertugas di Indonesia pada tahun 2016-2020.

Dalam agenda keynote remarks, Direktur Utama Surveyor Indonesia, Dian M  Noer  menyampaikan pandangannya terkait isu makro strategis dunia industri nasional. Di  antaranya,  terkait peran dan dukungan Surveyor Indonesia terhadap pemulihan ekonomi  nasional (PEN) melalui program Safeguard Label SIBV, omnibus law, transformasi digital,  pengembangan program TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dan dukungan pada  pengembangan industri halal nasional. 

“Untuk mendukung sustainability  bisnis, Surveyor Indonesia sebagai BUMN akan terus  mengeksplorasi untuk menangkap peluang kerja  sama strategis dan berkolaborasi dalam  pengembangan model bisnis baru di waktu mendatang. Dalam hal ini, peran kami adalah sebagai  mitra strategis untuk memperkuat dunia industri nasional dan multinasional dalam rangka  mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang sedang dijalankan oleh Pemerintah,  terlebih lagi di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini,” ujar Dian dalam paparannya seperti dikutip dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Dian menambahkan, Surveyor Indonesia sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang jasa pemastian memiliki pengalaman dalam menjalin kemitraan global. “Sehingga,  sangat tepat jika US-ABC  menggelar pertemuan ini untuk menggali potensi kolaborasi di berbagai sektor industri  dalam negeri,” ujarnya.  

Ia mengemukakan, beberapa pengalaman Surveyor Indonesia dalam membina afiliasi multinasional antara lain bekerja sama dengan Bureau Veritas Indonesia (BV) mendukung program pemulihan ekonomi nasional untuk mempersiapkan pembukaan kembali industri bisnis tanah air ditengah pandemi Covid-19 melalui layanan jasa pemastian SafeGuard Label SIBV, bersama grup SYSTRA dalam mewujudkan konsep transportasi perkotaan & transit-oriented  development melalui jaringan KRL Jabodebek, dan Intertek terkait pengujian dan inspeksi produk-produk halal. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement