Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Erdogan: Penggerebekan Masjid Berlin Langgar Kebebasan

Sabtu 24 Oct 2020 08:17 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah

Erdogan Kecam Penggerebekan Masjid Berlin. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Erdogan Kecam Penggerebekan Masjid Berlin. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Foto: Turkish Presidency via AP, Pool
Erdogan menyebut tindakan polisi Jerman dipupuk rasialisme.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengecam tindakan Polisi Jerman yang melakukan penggerebekan di Masjid Berlin beberapa hari lalu. Melalui akun Twitter-nya Erdogan mengatakan tindakan tersebut telah melanggar kebebasan beragama. 

"Saya mengutuk keras penggerebekan di Masjid Mevlana di Berlin saat sholat subuh. Tindakan polisi itu jelas dipupuk oleh rasialisme dan islamofobia, benar-benar mengabaikan kebebasan berkeyakinan, dan  membawa Eropa lebih dekat pada kegelapan abad Pertengahan," kata Erdogan seperti dilansir Anadolu Agency, Sabtu (24/10).

"Eropa yang selama bertahun-tahun disebut sebagai tempat lahir demokrasi, hak asasi manusia, dan kebebasan, sayangnya saat ini telah berubah menjadi struktur yang melawan perbedaannya," ujar Erdogan.

Baca Juga

Selain itu Erdogan juga menekankan Turki tidak akan pernah mengizinkan adanya alasan pelanggaran vulgar di tempat ibadah mana pun. Ia mengatakan Turki dengan tegas akan melanjutkan perjuangan globalnya melawan rasialisme, xenofobia, dan islamofobia. Sebelumnya Kepolisian Jerman pada Rabu (21/10) menggerebek masjid karena penyelidikan keuangan di saat jamaah berkumpul untuk sholat subuh. Polisi Jerman masuk ke masjid tanpa melepas sepatunya.

https://www.aa.com.tr/en/turkey/turkish-president-condemns-police-raid-on-berlin-mosque/2017172

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA