Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Lima Adab Membaca Alquran

Sabtu 24 Oct 2020 04:47 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah

Lima Adab Membaca Alquran. Ilustrasi Membaca Alquran

Lima Adab Membaca Alquran. Ilustrasi Membaca Alquran

Foto: AP /Amr Nabil
Alquran nantinya akan menjadi salah satu pemberi syafaat bagi pembacanya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nabi Muhammad SAW menyebut Alquran nantinya akan menjadi salah satu pemberi syafaat bagi para pembacanya. Membaca Alquran bahkan disebut Nabi dapat membersihkan hati yang kotor bagi siapa pun yang mau membacanya.

Namun, bagaimana agar semua hikmah dan manfaat membaca Alquran tersebut bisa didapatkan? Berikut lima adab membaca Alquran sesuai tuntunan Allah SWT dan Rasul-Nya dalam Minhajul Muslim.

Membacanya dalam kondisi terbaik

Baca Juga

Seorang Muslim dianjurkan untuk membaca Alquran dalam kondisi sempurna, yakni dengan bersuci terlebih dahulu (berwudhu), lebih utama menghadap kiblat serta duduk dengan penuh tata krama dan tenang.

Membacanya dengan tartil

Rasulullah SAW bersabda yang artinya: "Sesungguhnya yang menamatkan bacaan Alquran kurang dari tiga malam, maka dia tidak akan bisa paham," (HR. Tirmidzi).

Berdasarkan hadist tersebut, hendaknya setiap Muslim tidak membaca Alquran dengan terburu-buru. Bahkan membaca cepat sehingga bisa khatam Alquran dalam kurun waktu tiga hari. Hal ini karena terburu-buru dalam membaca Alquran akan mengurangi kekhusyukan membaca dan tidak dapat memahami kandungannya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA