Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Tiga Pelajar Jambret Pesepeda Karena Hanya Iseng

Sabtu 24 Oct 2020 01:54 WIB

Rep: Febryan A/ Red: Bilal Ramadhan

Kapolres Jakarta Selatan Kompol Budi Sartono sedang memaparkan kasus jambret ponsel, yang dilakukan oleh tiga pelajar, di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (22/10).

Kapolres Jakarta Selatan Kompol Budi Sartono sedang memaparkan kasus jambret ponsel, yang dilakukan oleh tiga pelajar, di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (22/10).

Foto: Republika/Febryan A
Tiga pelaku terancam hukuman pidana selama sembilan tahun penjara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polres Metro Jakarta Selatan berhasil meringkus tiga pelajar yang melakukan penjambretan pada Ahad (18/10) lalu. Ketiganya, yang kini terancam sembilan tahun penjara, disebut hanya iseng melakukan tindak kriminal tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan sementara bahwa para pelaku memang bukan pelaku yang sering melakukan (jambret). Niatnya, motifnya karena iseng," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono di Mako Polres Jakarta Selatan.

Kendati motifnya iseng, lanjut Budi, tiga pelajar dengan inisial RN, MN, dan NY tetap diproses sesuai hukum. "Kita kenakan pasal 365 dengan ancaman maksimal sembilan tahun," kata dia.

Ketiga pelaku melakukan aksi penjambretan ponsel milik seorang anak kecil di Jalan Seha 2, Kebayoran Lama, pada Ahad (18/10) lalu. Polisi mengetahui kejadian ini karena video kejadian viral di media sosial.

Polisi pun mendatangi lokasi kejadian dan menemui keluarga korban. Dua hari berselang, keluarga korban membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Berbekal rekaman CCTV di dekat lokasi kejadian, kata Budi, jajarannya bisa dengan cepat mengidentifikasi wajah para pelaku. Aparat pun akhirnya mendatangi rumah ketiga pelaku di Tangerang. Ketiganya berhasil ditangkap kawasan Puri Beta, Tangerang, pada Rabu (21/10) malam.

Ketiganya kini masih diperiksa di Mako Polres Jakarta Selatan. Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti satu unit ponsel milik korban, rekaman CCTV, dan sepeda motor yang digunakan pelaku.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA