Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Alami Masalah Pencernaan, Covid-19 atau Flu Perut?

Jumat 23 Oct 2020 11:23 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Nora Azizah

Gejala saluran pencernaan pada Covid-19 mirip dengan flu perut (Foto: ilustrasi)

Gejala saluran pencernaan pada Covid-19 mirip dengan flu perut (Foto: ilustrasi)

Foto: Pixabay
Gejala saluran pencernaan pada Covid-19 mirip dengan flu perut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Covid-19 dapat menimbulkan beragam gejala, termasuk gejala yang berkaitan dengan saluran pencernaan. Gejala saluran pencernaan pada Covid-19 ini mungkin tampak mirip dengan gejala flu perut.

Flu perut tidak sama dengan flu atau influenza yang menyerang saluran pernapasan. Flu perut merupakan istilah yang kerap digunakan untuk gastroenteritis. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), gastroenteritis merupakan sebuah kondisi yang ditandai dengan radang lambung atau usus. Ada beragam penyebab yang bisa memicu flu perut. Salah satu yang paling umum adalah norovirus.

Flu perut bisa memunculkan gejala yang cukup beragam, tergantung apa yang menjadi penyebabnya. Namun, secara umum orang yang terkena flu perut biasanya mengalami gejala, seperti diare, muntah, mual, nyeri perut, demam, sakit kepala, atau nyeri badan. Gejala-gejala ini biasanya mulai membaik dalam waktu 1-3 hari.

Penderita Covid-19 juga bisa mengalami gejala seperti diare, mual, muntah, sakit kepala, atau nyeri badan. Akan tetapi, Covid-19 juga memiliki gejala lain seperti demam, batuk, merasa lemas, nyeri tenggorokan, kehilangan indera penciuman atau perasa, hingga hidung berair atau tersumbat. Gejala-gejala Covid-19 ini cenderung terjadi sekitar dua pekan.

Ahli penyakit menular dari Northeast Ohio Medical University Richard Watkins MD mengatakan bukan hal mudah untuk membedakan gejala flu perut dan Covid-19 bila hanya mengandalkan gejala klinis. Salah satu kendalanya, penderita Covid-19 bisa hanya menunjukan gejala saluran penceranaan tanpa disertai gejala lain.

"Diare merupakan salah saut gejala paling umum yang kami temukan. Terkadang orang-orang (yang terkena Covid-19) tidak memiliki gejala saluran pernapasan," jelas Dr Watkins, seperti dilansir Prevention, Jumat (23/10).

photo
Masalah pencernaan (ilustrasi) - (fitnesshealthpros.com)
 
Berdasarkan studi, sekitar 20 persen dari 117 pasien Covid-19 mengalami diare sebagai gejala awal mereka. Gejala ini bisa berlangsung selama 1-14 hari. Sekitar 62,4 persen di antaranya juga mengalami gejala demam, selain diare.

Meski sulit, ada satu pertanda besar yang dapat membedakan gejala flu perut dan Covid-19. Pada Covid-19, penderita biasanya akan mengalami kehilangan indera penciuman atau perasa. Gejala ini memang cukup umum muncul dalam berbagai penyakit akibat virus. Akan tetapi, gejala ini dinilai lebih umum terjadi pada Covid-19 menurut Ketua Departemen Ilmu Kegawatdaruratan Rutgers New Jersey Medical School Lewis Nelson MD.

Selain itu, durasi waktu terjadinya gejala juga dapat memberikan perbedaan. Kasus flu perut biasa umumnya hanya terjadi dalam waktu singkat dan penderitanya bisa membaik dalam waktu tiga hari atau lebih cepat.

Bila mengalami gejala yang mirip dengan flu perut dan Covid-19, akan lebih baik bila berpikir gejala tersebut disebabkan oleh Covid-19 sebagai asas kehati-hatian. Setelah itu, lakukan beragam hal yang perlu dilakukan seperti isolasi mandiri, berkonsultasi dengan dokter, dan menggunakan masker bila berkontak dengan orang lain.

Penting pula untuk tetap menjaga hidrasi tubuh dengan meminum banyak air. Istirahat yang cukup dan gunakan obat penurun demam bila perlu. Hubungi dokter bila gejala memburuk.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA