Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Turki Kutuk Polisi Jerman Bersenjata Gerebek Masjid

Jumat 23 Oct 2020 09:54 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Nashih Nashrullah

Turki menilai penggerebekan masjid di Jerman tak bisa dibenarkan. Bendera Turki

Turki menilai penggerebekan masjid di Jerman tak bisa dibenarkan. Bendera Turki

Turki menilai penggerebekan masjid di Jerman tak bisa dibenarkan.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL – Turki pada Kamis (22/10) mengutuk keras penggerebekan masjid di Berlin oleh polisi Jerman.  

"Tindakan buruk di ibu kota sebuah negara yang mencoba menguliahi orang lain tentang kebebasan berekspresi dan berkeyakinan juga memprovokasi pemikiran," sebut bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri, dilansir dari laman Anadolu Agency pada Jumat (23/10). 

"Penggerebekan ini tidak hanya terhadap komunitas di masjid Mevlana, itu juga merupakan tindakan terhadap semua komunitas Muslim, dan itu tidak bisa dipahami," lanjut penyataan itu.  

Baca Juga

Mereka mendesak pemerintah Jerman mengakui bahwa komunitas Muslim merupakan bagian integral dari Jerman, dan berhenti mengecualikan, serta meminggirkan mereka. Saat ini populasi muslim di Jerman mencapai hampir lima juta.  

Sebelumnya, Polisi Jerman menggerebek Masjid Mevlana pada Rabu (21/10), karena penyelidikan keuangan saat komunitas berkumpul untuk sholat Subuh. Sekitar 150 polisi masuk ke dalam masjid dengan sepatu bot mereka. Kemenlu Turki menyebut tindakan tersebut tidak bisa dimaafkan.

Sumber:   https://www.aa.com.tr/en/turkey/turkey-condemns-police-raid-on-berlin-mosque/2015925  

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA