Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Kapan Seorang Istri Berhak Menolak Berhubungan dengan Suami?

Jumat 23 Oct 2020 04:55 WIB

Red: Ani Nursalikah

Kapan Seorang Istri Berhak Menolak Berhubungan dengan Suami?. Ilustrasi Hubungan Suami Istri

Kapan Seorang Istri Berhak Menolak Berhubungan dengan Suami?. Ilustrasi Hubungan Suami Istri

Foto: Republika/Mardiah
Islam memandang hubungan suami istri tidak sebatas hubungan fisik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jika seorang istri menolak ajakan suami untuk melakukan senggama karena tidak mampu secara emosi, misalnya, ketika dia bermasalah dengan keluarga, lelah secara mental maupun fisik, sakit kepala, dan lain-lain, apakah istri tersebut dianggap berdosa?

Majdah Amir dalam Buku Pegangan Utama Fiqih Wanita: Segala Hal yang Ingin Anda Ketahui tentang Perempuan dalam Hukum Islam mengatakan, dalam hal ini istri tidak berdosa karena ada alasan di balik penolakannya. Dengan alasan ini istri tidak siap untuk berhubungan seksual secara fisik maupun mental.

Penjelasan tersebut membuktikan Islam tidak melihat hubungan badan antara suami dan istri hanya sebagai tindakan fisik untuk memuaskan nafsu, tetapi lebih kepada faktor emosi yang sama-sama dinikmati oleh suami dan istri. Terkadang istri dibebaskan karena alasan-alasan sah yang mengharamkan penetrasi, seperti menstruasi dan nifas.

Baca Juga

Hal yang sama juga berlaku jika suami meminta melakukan seks yang diharamkan (yaitu anal seks), istri harus menolaknya menurut perintah yang menyatakan, "Tidak ada ketaatan yang lebih mulia bagi manusia kecuali ketaatan pada perintah Allah."

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA