Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Oezil Kecewa Berat tak Masuk Skuat Arsenal di Liga Primer

Kamis 22 Oct 2020 06:45 WIB

Red: Israr Itah

Mesut Oezil

Mesut Oezil

Foto: EPA-EFE
Oezil sudah tak membela Arsenal sejak Maret.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gelandang serang Arsenal Mesut Ozil dipastikan tidak masuk dalam skuad utama untuk Liga Primer Inggris musim 2020/21, demikian dilaporkan SkySports, Rabu (21/10). Oezil yang terakhir kali bermain untuk the Gunners pada Maret itu hingga kini belum lagi merasakan menit bermain di bawah kepemimpinan manajer Mikel Arteta.

Playmaker Jerman itu tidak masuk dalam daftar 25 nama pemain untuk musim 2020/21 setelah penutupan jendela transfer internasional dan domestik. Selain Oezil, bek tengah asal Yunani, Sokratis, telah dicoret dari daftar nama 25 pemain utama Arsenal pada musim ini.

Kedua pemain hanya dapat bermain untuk tim U-23 Arsenal hingga musim berakhir atau sebelum masa kontrak Oezil di Emirates Stadium berakhir musim depan.

Baca Juga

Menyikapi hal tersebut, Ozil merasa kecewa berat dan menuding timnya telah bersikap tak loyal terhadap dirinya. Meski begitu, ia berjanji akan terus berjuang untuk mendapatkan kembali kesempatan bermain bersama tim inti.

"Saya sangat kecewa dengan kenyataan bahwa saya tak masuk daftar untuk Liga Primer musim ini," tulis Oezil dalam akun Instagramnya, @m10_official."Saya sudah menunjukkan kesetiaan saya kepada klub yang saya cintai, Arsenal, dan saya sedih kesetiaan ternyata tak berbalas.

"Saya selalu berusaha untuk tetap positif setiap saat, berpikir bahwa masih ada peluang untuk kembali ke skuat. Itulah mengapa saya selalu diam saja selama ini.”

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

This is a difficult message to write to the @Arsenal fans that I’ve played for over the past few years. I’m really deeply disappointed by the fact that I have not been registered for the @premierleague season for the time being. Upon signing my new contract in 2018, I pledged my loyalty and allegiance to the club that I love, Arsenal, and it saddens me that this has not been reciprocated. As I have just found out, loyalty is hard to come by nowadays. I've always tried to remain positive from week to week that there's maybe a chance to get back in the squad soon again. That's why I kept silent so far. Before the Coronavirus break I was really happy with the development under our new coach Mikel Arteta - we've been on a positive way and I would say my performances were on a really good level. But then things changed, again, and I was not longer allowed to play football for Arsenal. What else can I say? London still feels like home, I still have many good friends in this team, and I still feel a strong connection with the fans of this club. No matter what, I will keep fighting for my chance and not let my 8th season at Arsenal end like this. πŸ™πŸΌπŸ™πŸΌ I can promise you that this hard decision won't change anything in my mindset - I will continue to train as best as I can and wherever possible use my voice against inhumanity and for justice. #M1Ö #YaGunnersYa

A post shared by Mesut Özil (@m10_official) on

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA