Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Bioskop di Pangkalpinang Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Rabu 21 Oct 2020 23:38 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Petugas merapikan tanda silang saat pembukaan perdana bioskop. Ilustrasi.

Petugas merapikan tanda silang saat pembukaan perdana bioskop. Ilustrasi.

Foto: Republika/Thoudy Badai
Sejak Sabtu (17/10) bioskop di Pangkalpinang sudah buka kembali

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG - Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, mengingatkan para pengelola usaha gedung bioskop untuk terus mematuhi aturan kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

"Sekitar sebulan lalu pihak pengelola menanyakan apakah bioskop sudah bisa dibuka. Sejak Sabtu (17/10) mereka sudah buka kembali namun dengan syarat tetap mematuhi aturan kesehatan," kata Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang Dwidi Sutiasmi di Pangkalpinang, Rabu.

Menurut dia, pembukaan kembali tempat hiburan tersebut sudah melalui berbagai pertimbangan. Pertimbangan itu baik dari sisi ekonomi maupun kesehatan guna meminimalkan potensi penularan virus.

"Sebelumnya manajemen sudah berkomunikasi dan kami persilakan untuk buka kembali dan ke Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Pangkalpinang untuk melakukan monitoring," kata Dwidi.

Menurut dia, prosedur operasional standar protokol kesehatan untuk tempat hiburan sudah diberikan. Manajemen bioskop sudah membuat surat pernyataan untuk mengikuti aturan yang diberikan Dinas Pariwisata.

Adanya surat pernyataan itu diharapkan akan memudahkan pemerintah dalam melakukan pemantauan dan pemberian sanksi jika terbukti melanggar kesepakatan. "Apabila bioskop tersebut melanggar protokol kesehatan akan diberikan sanksi tutup usaha selama satu bulan," terang Dwidi.

Sesuai aturan Kemenkes, bioskop atau studio hanya bisa diisi maksimal sebanyak 50 persen dari jumlah kursi penonton dan kursi diwajibkan diberi tanda dan jarak. "Pengelola harus menyiapkan tempat cuci tangan, kemudian para pegawai diharuskan memakai pelindung wajah," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA