Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Tingkatkan Mutu Remaja, FTI UBSI Beri Ide Usaha Kreatif

Rabu 21 Oct 2020 06:05 WIB

Red: Irwan Kelana

Tim dosen Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) kampus UBSI Umelakukan kegiatan pengabdian masyarakat (PM) yang ditujukan kepada Karang Taruna di Kelurahan Ragunan, Pasar Minggu.

Tim dosen Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) kampus UBSI Umelakukan kegiatan pengabdian masyarakat (PM) yang ditujukan kepada Karang Taruna di Kelurahan Ragunan, Pasar Minggu.

Foto: Dok UBSI
Tim dosen UBSI membagikan empat langkah dalam memulai usaha.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Tim dosen dari Fakultas Teknik dan Informatika kampus Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat (PM). Mereka berupaya membantu tingkatkan kualitas anggota Karang Taruna RW 1 Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan dalam menggali ide usaha kreatif serta membagi tips dan trik membangun wirausaha.

“Kami melihat di masa pandemi banyak sekali ide kreatif yang dapat digali dan segera diciptakan oleh kalangan masyarakat, khususnya bagi remaja Karang Taruna RW 1 Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan,” jelas Umi Faddillah, selaku ketua kelompok PM, Ahad (18/10).

Ia melanjutkan bahwa menggali ide usaha kreatif serta membagi tips dan trik membangun wirausaha diberikan kepada anggota Karang Taruna RW 1 Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan ini dengan harapan seluruh peserta setelah mengikuti pengabdian masyarakat ini dapat mengimplementasikan di lingkungannya.

Kelompok PM UBSI itu  terdiri dari Umi Faddillah sebagai ketua dan anggota yakni Ahmad Fachrurozi, Ellya Verawati, Lady Agustin Fitriana, Muhammad Rifqi Firdaus serta mahasiswa Veronica.  Mereka memaparkan materi tentang cara memulai bisnis, cara bagaimana berwirausaha, serta cara membuka bisnis online yang disampaikan oleh Rifqi.

“Cara memulai usaha sendiri perlu dimulai dari bertanya pada diri sendiri. Apa tantangan paling berat dalam memulai usaha sendiri? Bukan tidak ada modal, bukan tidak ada ide baru. Yang paling sulit adalah mempertahankan endurance berbisnis, tetap bertahan dalam usaha meskipun menghadapi banyak tantangan,” beber Rifqi dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Selain itu, Rifqi membagikan empat langkah dalam memulai usaha. Yakni, mempunyai mimpi besar, melakukannya berdasarkan passion, dukungan dari keluarga dan berani menghadapi persaingan.

“Ketika kita kebingungan dalam memutuskan mau membangun usaha apa, ada beberapa tips memulainya yakni riset pasar persaingan, membentuk tim yang solid, membangun produk dan model bisnis, dan mencari sumber modal,” pungkasnya.

Dalam kegiatan pengabdian masyarakat secara daring ini, ia juga menjelaskan tentang bagaimana membuka bisnis online. “Ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan dalam membuka usaha secara online yaitu harus memiliki website, memanfaatkan media sosial, dan pemasangan iklan online,” jelasnya.

“Sebagai dosen, kami ingin pengetahuan yang kami miliki juga dapat membawa manfaat untuk masyarakat. Salah satunya pengetahuan kami dalam menggali ide usaha yang dapat kami bagikan kepada masyarakat sebagai wawasan yang bisa diimplementasikan,” tandas Umi.

Indah Nuansa sebagai ketua Karang Taruna RW 1 Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan mengaku bahwa merasa terbantu dengan kegiatan pengabdian masyarakat ini. “Terima kasih kepada seluruh dosen kampus UBSI yang telah membagikan ilmunya.  Kami dari Karang Taruna RW 1 Ragunan terasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat secara daring ini,” ungkap Indah.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA