Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Demo Berakhir Ricuh, Polresta Bogor Amankan 24 Mahasiswa

Selasa 20 Oct 2020 23:35 WIB

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Bayu Hermawan

Demo di Bogor (ilustrasi)

Demo di Bogor (ilustrasi)

Foto: Republika/Shabrina Zakaria
Polresta Bogor amankan 24 mahasiswa terkait kericuhan saat unjuk rasa.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Bogor di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor berakhir ricuh pada Selasa (20/10). Pascaaksi unjuk rasa, pihak kepolisian mengamankan 24 orang mahasiswa yang diduga sebagai provokator kericuhan.

Aparat kepolisian melakukan hal tersebut karena para mahasiswa sudah melewati batas waktu unjuk rasa yang sudah ditentukan, yakni hingga pukul 18.00 WIB. Setelah jam 18.00 WIB, massa aksi tidak mau membubarkan diri dari aksinya di depan Rumah Sakit Salak. Sehingga pihak kepolisian harus mengambil langkah tegas dalam mengamankan aksi unjuk rasa.

"Total ada 24 mahasiswa yang diamankan. Enam orang diantaranya adalah perempuan," kata Kabag Ops Polresta Bogor Kota, Kompol Prasetyo Purbo di Mapolresta Bogor Kota, Selasa (20/10) malam.

Baca Juga

Seluruh mahasiswa ini kemudian didata. Mulai dari identitas KTP, sidik jari, serta pengambilan foto. Sebelumnya, aksi massa di dekat Istana Kepresidenan Bogor pada sore hari berakhir ricuh. Massa yang tergabung dari beberapa organisasi akhirnya berlarian kabur setelah dipukul mundur oleh anggota polisi.

Sementara itu, Kasat Intel Polresta Bogor Kota, AKP Rezky menerangkan pihak kepolisian tidak melaksanakan aksi sweeping. "Tidak ada sweeping, semua kondisi sudah kondusif," ujarnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA