Saturday, 20 Rabiul Akhir 1442 / 05 December 2020

Saturday, 20 Rabiul Akhir 1442 / 05 December 2020

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Agam Mendekati 1.000 Orang

Selasa 20 Oct 2020 09:55 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).

Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).

Foto: AP Photo/Gerald Herbert
Orang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebar di 16 kecamatan di kabupaten Agam.

REPUBLIKA.CO.ID, LUBUKBASUNG -- Warga Kabupaten Agam, Sumatra Barat yang terkonfirmasi positif Covid-19 mendekati 1.000 orang hingga Senin (19/10) sore.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Agam Martias Wanto di Lubukbasung, Selasa mengatakan, ada 950 orang yang terinfeksi corona jenis baru itu tersebar di 16 kecamatan atau seluruh kecamatan daerah itu.

"Ini data yang kita peroleh dari Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso," katanya.

Ia mengatakan warga meninggal dunia tercatat 12 orang, konfirmasi positif 347 orang yang dirawat di rumah sakit 26 orang, karantina 20 orang dan isolasi mandiri 304 orang.

Sedangkan penderita 86 orang, kemungkinan positif dua orang, kontak erat 533 orang dan sembuh 889 orang. "Pasien sembuh itu setelah hasil usapnya negatif dua kali secara berturut-turut," katanya.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, tambahnya Pemkab Agam melarang warga menggelar pesta pernikahan karena penyebaran terbanyak pada pesta pernikahan.

Selain itu, melakukan tes usap bagi seluruh aparatur sipil negara di daerah itu secara massal.

"Tes usap bagi aparatur sipil negara itu telah diadakan semenjak beberapa bulan lalu dalam memutus mata rantai Covid-19," katanya.

Martias mengimbau warga untuk tetap menerapkan protokoler kesehatan dengan cara mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Imbauan itu telah disosialisasikan kepada warga melalui baliho, spanduk, mendatangi pasar tradisional dan lainnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA