Wednesday, 14 Rabiul Awwal 1443 / 20 October 2021

Wednesday, 14 Rabiul Awwal 1443 / 20 October 2021

WHO Sebut 184 Negara Bergabung dalam Program Vaksin Covid-19

Selasa 20 Oct 2020 07:20 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nur Aini

Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus

Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus

Foto: AP
Program WHO bertujuan membiayai vaksin Covid-19 untuk didistribusikan secara adil

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan 184 negara sekarang telah bergabung dengan Covax Facility, Senin (19/10). Program tersebut bertujuan untuk membiayai vaksin Covid-19 untuk didistribusikan secara adil ke negara-negara kaya dan miskin.

“Berbagi vaksin secara adil adalah cara tercepat untuk melindungi komunitas berisiko tinggi, menstabilkan sistem kesehatan, dan mendorong pemulihan ekonomi global yang sesungguhnya,” kata Tedros dalam jumpa pers di Jenewa.

Baca Juga

Ekuador dan Uruguay adalah negara terbaru yang bergabung dalam program tersebut. Mereka dengan negara lain yang sudah bergabung akan bersama-sama mendapatkan distribusi vaksin untuk virus corona. 

WHO menyatakan, saat ini terdapat 42 kandidat vaksin yang masih dalam tahap uji klinis. Sedangkan, 151 kandidat lainnya masih dalam tahap evaluasi praklinis.

Dikutip dari worldometers, virus corona telah menginfeksi lebih dari 40,5 juta orang di 215 negara dan wilayah. Sebanyak 30,3 juta orang telah berhasil pulih dan 1,1 juta jiwa meninggal dunia. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA