Monday, 12 Jumadil Akhir 1442 / 25 January 2021

Monday, 12 Jumadil Akhir 1442 / 25 January 2021

Pandemi tak Halangi Gerakan Literasi ke Pelajar di Sukabumi

Senin 19 Oct 2020 21:45 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Virus corona (ilustrasi).

Virus corona (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com
Perbedaannya, tahun ini kegiatan digelar secara virtual.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Gerakan literasi di Kota Sukabumi, Jawa Barat, tetap digencarkan meskipun di tengah pandemi Covid-19. Caranya dengan menggulirkan lomba bulan gemar membaca secara virtual.

Perlombaan ini digiatkan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip).Kota Sukabumi yang rutin digelar setiap tahunnya. ''Tahun ini secara khusus dilaksanakan secara daring melalui media sosial Dispusip Kota Sukabumi mengingat masih di tengah pandemi Covid-19,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi saat penyerahan hadiah bagi pemenang lomba bulan gemar membaca 2020, Senin (19/10).

Jenis perlombaan yang dilombakan di antaranya bercerita tingkat SD/MI, lomba resume tingkat SMP/MTs dan lomba puisi kategori umum. ''Di masa pandemi ini semua pihak harus terus memotivasi dan mendorong agar warga memahami pentingnya menggiatkan budaya literasi,'' ujar Fahmi. 

Salah satunya dengan menggelar lomba bulan gemar membaca yang jadi media dalam upaya mendorong dan memotivasi masyarakat agar gemar membaca. Perlombaan tersebut diikuti oleh anak-anak sekolah mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA termasuk mahasiswa yang menjadi Finalis Duta Baca Kota Sukabumi 2020.

'Perlombaan digelar virtual karena mencegah penyebaran Covid-19,'' kata Fahmi. Hal ini sejalan dengan gerakan 3M dalam pencegahan penyebaran Covid-19 yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan air.

Fahmi berharap kegiatan lomba tersebut bisa dilakukan secara konsisten karena ketika ingin menjadikan sesuatu sebagai budaya maka harus di terapkan sejak dini. Dalam artian, dilakukan secara terus menerus di mana untuk memotivasinya digelar melalui perlombaan-perlombaan.

Target lainnya, ungkap Fahmi, pengenalan budaya literasi ini tidak hanya ketika masih di jenjang sekolah. Melainkan, sejak anak-anak mulai bisa membaca harus di biasakan.

Fahmi juga memberikan apresiasi terhadap beberapa program Dispusip lainnya, seperti program perpustakaan keliling yang menyasar tidak hanya sekolah tetapi sarana publik lainnya. Harapannya bisa meningkatkan dan mendorong agar masyarakat semakin gemar membaca.

Kepala Dispusip Kota Sukabumi Gabril M Sukarman menambahkan, perlombaan bulan gemar membaca ini rutin dilakukan setiap tahunnya. Khusus tahun ini digelar secara virtual.

''Walaupun virtual namun tidak mengurangi semangat dalam gerakan literasi. Sebab peserta lomba tetap antusias mengikuti loma meskipun secara virtual,'' kata Gabril.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA