Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Psikolog: Support System Bantu Kesembuhan Pasien Covid-19

Senin 19 Oct 2020 21:07 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Virus corona (ilustrasi). Pasien Covid-19 membutuhkan support system yang kuat.

Virus corona (ilustrasi). Pasien Covid-19 membutuhkan support system yang kuat.

Foto: www.freepik.com
Dengan dukungan orang di sekelilingnya, pasien Covid-19 akan lebih kuat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Psikolog Edward Andriyanto Sutardhio mengungkapkan pentingnya sistem pendukung (support system). Ia menyebut, sistme pendukung akan dapat membantu proses kesembuhan pasien Covid-19.

"Biasanya penyakit itu tidak mengena ke satu orang, kalau ada satu sakit pasti sekelilingnya terkena, kalau sekelilingnya kuat, orang itu juga akan kuat. Itu yang disebut support system," kata Edward dalam diskusi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang diadakan di Graha BNPB di Jakarta dan dipantau secara virtual, Senin.

Dukungan itu penting, karena kehadiran orang lain akan membantu meningkatkan energi positif untuk pasien. Dalam penelitian sebelumnya ditemukan bahwa sentuhan fisik membantu meningkatkan hormon positif seperti oksitosin.

Hal itu, menurut psikolog yang juga akademisi di Universitas Indonesia tersebut, dapat membantu proses pemulihan pasien. Tapi, sekarang ketika bersentuhan dapat menimbulkan kekhawatiran penularan Covid-19, efek yang sama dapat ditimbulkan ketika mendengar suara dari orang terdekat, menurut penelitian terbaru.

Dalam penelitian di China, yang menjadi episentrum pertama Covid-19, pasien yang diperdengarkan suara kerabatnya memiliki tingkat pemulihan yang lebih baik.

"Suara saja tanpa perlu menyentuh itu sudah membangkitkan hormon-hormon positif. Jadi riset dulu sentuhan, itu sekarang yang lebih update dengan suara orang yang kita kasihi," kata Edward.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA